Companies, Stock Market.

bursa-efek-indonesia

Graeteng Prasperoes, (Salam Sajahtera),

Companies, Stock Market.

Peruhaan was established to start a business, the business started from the bottom up successfully and employ pengawai (slightly up tens of thousands of workers). Great company Limited Liability (PT), and successfully topped in trade proposed to become public company (Tbk) shares are traded on the Stock Market National and International (the subject based on the Company’s Performance and Assets).

Stock Market made to invite Companies, Individuals buy shares through Stock Market carried on National and International.

The question for me,

How does the system performance Stock Market (Capital) for the company’s shares are traded so as to have the value of stocks,
– Up, (What have limits?)
– Down, (What have limits?)
– Comparison of the Assets of the Company,
– Differences of shares in (Own Company) and Shares Affairs (traded Stock Exchange),
– Effect of Stock Price Affairs (traded Stock Exchange) on shares in (Own Company) is calculated as assets and the number of shares outstanding.
– Opening price below the market price (IPO),
– Maintain not to happen “Stocks fried” so prices terdongrak Up / Down.
– Distribution of Dividends on the basis of what?
– Limit Shares in buying / selling by how many percent of the assets of the Company.
– The purpose of the Foreign Shares are traded? (For an interesting (owe) Community Fund / Company / Indovidu (giving Interest) or give the buyer Gain (in the long term as rising asset), or detrimental to the buyer (in perjual traded freely, causing an imbalance with the Asset Value)).

Based on the above assessment, then I draw the following conclusion,
– Prices Rise as Company assets Up,
– Price Dropped in because the Company has a bad performance so chances assets down,
– Does not have a comparison with the assets of the company (healthy, 100% Assets, total value Foreign shares with a value of 25% of the Value of Assets), resulting in Total Value Stocks Affairs over assets is beyond logic or Big question mark?
– Shares In (owners) can not be mixed with stocks Affairs (traded on the Stock Market), should be shares in intact 100%, Shares Outside traded Stock Market Maximum 25% (very healthy) of the total value of Assets and in the account by Net Income Company every year.
– Effects of Foreign Stocks traded in shares in result occurs game Price or “Mark Up” Extraordinary thus difficult to detect money laundering.
– Differences IPO price and the price of regular trade with some time showing insularity and lack of clarity, including where are money in use to buy in the IPO.
– “Fried” is the term in the General Market Logic, resulting in scarcity Goods Price Rise, secera theory from which Price was able Naik, assets are not much changed.
– Distribution of Dividends can certainly groundless advantage in the Company, being a new question, whether the company is allowed to be checked Own Shares in Internal Affairs? Never happen, then obviously the game and Must be checked in, Accurate, Accounting, Details and overall on any public company.
– There was an excess price of Buy / Sell Assets at appeal by the Company, the Company declared unhealthy.
– It should be clear to the Advantages and Disadvantages suppress, in contrast with the reality on the Stock Market.
– Buyer / Seller must clearly be revenue Individuals and Companies (Login Categories Income according True, Oendang Oendang Dasar 17 Aoegoetoes 1945 “Rule of Law, Palea, Andang Andang Dasar 17 Agostoes 1945”.

Subject of the various above then, Final conclusion is,
– A thorough examination on the Indonesia Stock Exchange as well as all of the Company in the Indonesia Stock Exchange with Comparative Company Total Number of Shares Price Value of more than 50% of Company Assets,
– A thorough examination at Bank Indonesia (central) has helped run the Indonesia Stock Exchange, including money Giral trafficked. (Without Bank Indonesia, the Indonesia Stock Exchange will not run / transaction)
– Thorough inspections on the Means of Transport in Indonesia Stock Exchange included on the Spot Foreign Exchange, including Bank Indonesia (central), concerning the Up / Down Spot Foreign Exchange in because of the effect on Money Circulation and Up / Down Foreign Exchange, including incident, Panama Paper’s and extends the possibilities even further. (Pemerksaan will sotfware origin Price Up / Down, Jels seen that in the set).
– Sealing all the activities of the Indonesia Stock Exchange without be permitted to trade / Transaction.
– Sealing the Bank Indonesia for a thorough examination as a result of various cases, especially Baursa Securities Indonesia and Panama Paper’s.
– Everything Shares transactions on the Indonesia Stock Exchange is clearly a fraud, the matter at the Company with Total Value of Stock Price over 50% of the Company assets + Cash Money.
– Subject is clearly aided Software regulators Value Stock Price included on the Spot Foreign Exchange under the name “FX” so that there has been a conspiracy to differences Value Currency of each region and cause inflation and miserable people, making riots, Fraud in various region in the World.
– Clearly a Dangerous Crime and Terrorist Classify / Communists to undermine a variety of Life on the move through the economy.

Hope Society / People can judge accurately be everything at every event.

Remember in Life, “Do Not Harm creature, Give Freedom (Jangan Ma-raoge-kan Makhloek, Bare-kan Ka-babas-san)”, you do not want disadvantaged, do not ever harm the creature.

An Andhoneseaan,

Perusahaan, Pasar Saham.

Peruhaan di dirikan untuk memulai usaha, usaha tersebut di mulai dari bawah hingga berhasil dan mempekerjakan pengawai (sedikit sampai puluhan ribu pekerja). Perusahaan besar berbentuk Perseroan Terbatas (PT), dan berhasil menduduki puncak dalam perdagangan di usulkan untuk menjadi Perusahaan Terbuka (Tbk) di perdagangkan Sahamnya di Pasar Saham secara Nasional maupun International (perihal tersebut berdasarkan Kinerja Perusahaan dan Aset).

Pasar Saham di buat untuk mengundang Perusahaan, Individu membeli Saham melalui Pasar Saham di laksanakan secara Nasional maupun International.

Menjadi pertanyaan untuk saya,

Bagaimanakah sistim kinerja Pasar Saham (Modal) untuk saham perusahaan di perdagangkan sehingga mempunyai nilai saham,
– Naik, (Apakah mempunyai Batas?)
– Turun, (Apakah mempunyai Batas?)
– Perbandingan dengan Aset Perusahaan,
– Perbedaan Saham Dalam (Pemilik Perusahaan) dan Saham Luar (di perdagangkan Bursa Saham),
– Pengaruh Harga Saham Luar (di perdagangkan Bursa Saham) pada Saham Dalam (Pemilik Perusahaan) di hitung secara Aset dan jumlah Saham beredar.
– Harga pembuka di bawah Harga pasar (IPO),
– Menjaga tidak sampai terjadi “Saham Gorengan” sehingga harga terdongrak Naik/Turun.
– Pembagian Deviden di dasarkan apa?
– Batas Saham di beli/jual sebesar berapa persen dari Aset Perusahaan.
– Tujuan dari Saham Luar di perdagangkan? (Untuk menarik (berutang) Dana Masyarakat/Perusahaan/Indovidu (memberikan Interest) atau memberikan Keuntungan pembeli (dalam jangka waktu lama seiring naiknya aset), atau merugikan pembeli (di perjual belikan secara bebas sehingga terjadi ketidak seimbangan dengan Nilai Aset)).

Berdasarkan penilaian di atas, maka saya menarik kesimpulan sebagai berikut,
– Harga Naik di karena Aset perusahaan Naik,
– Harga Turun di karenakan Perusahaan mempunyai Kinerja buruk sehingga kemungkinan aset turun,
– Tidak mempunyai perbandingan dengan Aset perusahaan (sehat, Aset 100%, Nilai keseluruhan Saham Luar dengan Nilai 25% dari Nilai Aset), mengakibatkan Total Nilai Saham Luar lebih dari Aset adalah di luar Logika atau tanda tanya Besar?
– Saham Dalam (Pemilik) tidak dapat di campur dengan Saham Luar (di perdagangkan di Pasar Saham), seharusnya adalah Saham Dalam tetap utuh 100%, Saham Luar di perdagangkan Pasar Saham Maksimal 25% (sangat Sehat) dari total Nilai Aset dan di perhitungkan dengan Pendapatan Bersih Perusahaan setiap Tahun.
– Pengaruh Saham Luar di perdagangkan pada Saham Dalam berakibat terjadi permainan Harga atau “Mark Up” Luar Biasa sehingga Pencucian Uang sulit terdeteksi.
– Perbedaan Harga IPO dan harga Perdagangan biasa dengan waktu beberapa saat menunjukkan Ketertutupan dan Ketidak jelasan termasuk dari manakah uang di pakai membeli di saat IPO.
– “Gorengan” adalah Istilah di Pasar Umum secara Logika, Kelangkaan Barang sehingga mengakibatkan Harga Naik, secera Teori dari mana Harga mampu Naik, Aset tidak jauh berubah.
– Pembagian Deviden tentu berdasar Keuntungan di dapat Perusahaan, menjadi pertanyaan baru, apakah Perusahaan tersebut mengijinkan untuk di periksa Pemilik Saham Luar secara Internal? Tidak pernah terjadi, maka jelas merupakan Permainan dan Harus di periksa secara , Akurat, Akuntansi, Detail dan Keseluruhan pada setiap Perusahaan Terbuka.
– Terjadi Kelebihan Harga dari Beli/Jual di banding dengan Aset Perusahaan, menyatakan Perusahaan tidak sehat.
– Harus jelas untuk Keuntungan dan menekan Kerugian, berbeda dengan Kenyataan di Pasar Saham.
– Pembeli/Penjual harus jelas akan pendapatan secara Individu maupun Perusahaan (Masuk Ktegori Penghasilan Benar sesuai Oendang Oendang Dasar 17 Aoegoetoes 1945 “Rule of Law, Palea, Andang Andang Dasar 17 Agostoes 1945”.

Dari berbagai Perihal di atas maka, kesimpulan Akhir adalah,
– Pemeriksaan menyeluruh pada Bursa Efek Indonesia maupun semua Perusahaan di Bursa Efek Indonesia pada Perusahaan dengan Pembanding Total Jumlah Nilai Harga Saham lebih dari 50% Aset Perusahaan,
– Pemeriksaan menyeluruh pada Bank Indonesia (sentral) telah membantu berjalan Bursa Efek Indonesia, termasuk uang Giral yang di perdagangkan. (Tanpa Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia tidak akan berjalan/melakukan transaksi)
– Pemeriksaan menyeluruh pada Sarana Alat di Bursa Efek Indonesia termasuk pada Spot Valuta Asing, termasuk di Bank Indonesia (sentral), perihal terjadinya Naik/Turun Spot Valuta asing di karenakan berpengaruh pada Peredaran Uang dan Naik/Turun Valuta Asing, termasuk kejadi Panama Paper’s dan kemungkinan meluas lebih jauh. (Pemerksaan Sotfware akan asal usul Harga Naik/Turun, jels terlihat bahwa di atur).
– Menyegel semua aktivitas dari Bursa Efek Indonesia tanpa di perkenankan memperdagangkan/melakukan Transaksi.
– Menyegel Bank Indonesia untuk pemeriksaan menyeluruh akibat berbagai Kasus, terutama Baursa Efek Indonesia dan Panama Paper’s.
– Segala sesuatu transaksi Saham pada Bursa Efek Indonesia jelas merupakan penipuan, perihal tersebut pada Perusahaan dengan Total Nilai Harga Saham lebih 50% dari Aset Perusahaan + Uang Kas.
– Perihal tersebut jelas di bantu Software pengatur Nilai Harga Saham termasuk pada Spot Valuta Asing dengan nama “Valas” sehingga telah terjadi Konspirasi untuk perbedaan Nilai Mata Uang di tiap wilayah dan mengakibat Inflasi dan menyengsarakan Rakyat, membuat Kerusuhan, Penipuan pada berbagai Wilayah di Dunia.
– Jelas merupakan Kejahatan Berbahaya dan di Golongkan Teroris/Komunis dengan merusak berbagai Kehidupan di manapun berada melalui perekonomian.

Harapan Masyarakat/Rakyat dapat menilai dengan teliti akan segala seusuatu pada setiap peristiwa.

Berbagai Lembaga maupun perusahaan tidak mencari tahu, menyepelekan,, besar kemungkinan terlibat Konspirasi secara International maupun Nasional.

IMF

IMF

Media Jakarta Post

Media Jakarta Post

Liputan 6

Liputan 6

World Bank Group

World Bank Group

Ingatlah dalam Kehidupan, “Jangan Merugikan Makhluk, Berikan Kebebasan (Jangan Ma-raoge-kan Makhloek, Bare-kan Ka-babas-san)”, Saudara tidak mau di rugikan, jangan pernah merugikan Makhluk.

tjoaputra.wordpress.com/2016/05/27/pantjasayla-garoedha-boeddhyst-hinddhoest-andhonesea-nkra/

tjoaputra.wordpress.com/2015/11/03/kebenaran-truth/

Sanday (Sanan), Janey 06, 2016, 22.20
Sangkawang-Sangapore,

Anetary State Raepoeblek Andhonesea ,

(Nagara Kasatoean Raepoeblek Andhonesea (Nagara Kasatoean Repoeblek Endonesea) / Koetaey Kartanagara / Oeneted Kengdom (United Kingdom))

Mark Mamangkey Tjost

Tjoapoetra
Law, Atjordeng Pantjasayla Garoedha. (Kambalay ka bantoek lampaoe, bantoek Baroe “Pancasila” masa datang tadak akan da pakay)

Us with Dalai Lama, Ajahn Brahm Agreed one voice without words “Agama/Allah/Tuhan”, Relied “The Almeghty/Yang Maha Koeasa/Thyen/TAO/Yahwoede”. (for those who do not believe please immediately ask the Police Station)

Islamic, Catholic, Christian, Pentecostal , Muslimim, Nasharani (Komuniz/Zatan).

The purpose of Facebook to make Social Media in which we can learn together, improve the Quality of themselves on understanding through the Media. (if you are shy of asking questions, you will get lost in your way).

I do not believe in “tuhan or Allah (Sewer)”, which I believe/relied is The Almighty. (In English tuhan, Allah does not exist in the dictionary, I called Sewer) Tuhan / Allah (Bibel/Quran, 80% Fiksi) is the greatest hoaxes in the World.

Use name of Allah / Tuhan, Prayer brothers, not we respon and help. Have to catch them, because they are creatures fraudsters.

In Indonesian did not know the word Agama, that there is a teachings of, no origin of the word Agama. In written English is the teaching of religious / belief that.

Teach / preach / broadcast / carry / propagate teachings by Media Print / Electronics / Radio / Internet use / using name / book, Allah / Tuhan / Agama / ilahi / Jibril / Bible / Quran, at least 10 Years of the Criminal, terraced.

Reason please read (translate to english than translate where Language wanna) :

tjoaputra.wordpress.com/2015/07/24/ajaran-bersih-benar-jujur-terbuka-bertanggung-jawab-dan-transparan/

Is my duty as a citizen of the World exhibit at the World’s biggest hoaxes in said that was not prolonged.

If have time please read this Article (must translate to English or other language):

tjoaputra.wordpress.com/2015/01/18/mengapa-tuhan-membiarkan-anak-anak-jadi-pelacur/

tjoaputra.wordpress.com/2015/04/05/pekerja-seks-bersuara-di-media-sosial/

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on June 6, 2016, in Adoewan Maesyarakat, Artikel Tjoaputra, Goverment, Makalah Gov, Science, Umum. Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. That is very fascinating, You’re an excessively skilled blogger.

    I’ve joined your rss feed and look ahead
    to in the hunt for more of your magnificent post.
    Additionally, I’ve shared your web site in my social
    networks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: