Meditasi dan Samadhi + Ke-Batin-an

Salam Sejahtera,

Meditasi dan Samadhi

Meditasi merupakan sarana pengenalan diri pada diri sendiri yang sangat bagus.

Mengapa di katakan sebagai sarana pengenalan diri pada diri sendiri?

Karena tujuan Meditasi memberikan perimbangan secara Kebenaran sesuai Kebajikan (yang berdasarkan Moralitas), apakah sudah benar “pikiran, ucapan, tindakan, perilaku” diri sendiri.

“Benar belum tentu baik, Baik belum tentu benar”.

Sebelum Meditasi harus jelas dari kata ” Benar ” dan ” Baik “.

Contoh,

Mencuri kemudian di tangkap dan mengakui kesalahan karena tidak mempunyai uang dan lapar. Perihal tersebut merupakan Kebenaran (Benar). Pengakuan berarti mengakui Kesalahan yang di lakukan berarti menuju perbaikan diri.

Apakah harus di hukum seumur hidup? Tentu tidak pantas, karena pencurian terjadi akibat kelaparan, kelaparan terjadi akibat kesalahan Pemerintahan dalam mengelolah Kesejahteraan Rakyat.

Apakah perlu di lepas karena alasan di atas? Tentu harus menjalani hukuman yang sepantasnya dan tidak perlu seumur hidup karena mempunyai Niatan berubah menjadi baik. Termasuk perihak kesalahan pemerintahan pada mendidik secara Moralitas ke Rakyat bahwa lapar silahkan laporkan ke RT/RW atau Lurah maupun Aparatur Kepolisian. Dengan melapor tindakan pencurian tidak akan terjadi.

Dari contoh sudah memperlihatkan bahwa “Benar belum tentu Baik, Baik belum tentu Benar”.

* Benar harus seusai dengan Moralitas, Amoral berarti Kejahatan.

Samadhi

Samadhi merupakan kemampuan seseorang mengelolah kemampuan tubuh dirinya dengan mencari Kekuatan pada dirinya.

Samadhi dapat di lakukan hanya pada Makhluk yang mengenal Moralitas, Amoral (Tidak bermoral) maka tdak akan pernah menemukan Kekuatan di dalam Tubuh dirinya.

Kebatinan mirip dengan Samadhi, Makluk Amoral tidak akan pernah mampu melakukan perihal Kebatinan.

Sengkawang-Sengapore,

The Oenetary of State The Repoeblec of Endonesea

Mark Mamangkey Tjost

Tjoapoetra
Law, According Pantjasyla. (Kembalay ke bentoek lampaoe, bentoek baroe “Pancasila” tydak akan dy pakay ke depannya)

Us with Dalai Lama, Ajahn Brahm Agreed one voice without words “Agama/Allah/Tuhan”, Relied “The Almighty/Yang Maha Kuasa/Thien/Anna/TAO/Yahudi”. (for those who do not believe please immediately ask the Police Station)

Islamic, Catholic, Christian, Pentecostal (Komuniz/Zatan); Muslimim, Nasharani (Good).

The purpose of Facebook to make Social Media in which we can learn together, improve the Quality of themselves on understanding through the Media. (if you are shy of asking questions, you will get lost in your way).

I do not believe in “tuhan or Allah (Sewer)”, which I believe/relied is The Almighty. (In English tuhan, Allah does not exist in the dictionary, I called Sewer) Tuhan / Allah (Bibel/Quran, 80% Fiksi) is the greatest hoaxes in the World.

In Indonesian did not know the word Agama, that there is a teachings of, no origin of the word Agama. In written English is the teaching of religious / belief that.

Teach / preach / broadcast / carry / propagate teachings by Media Print / Electronics / Radio / Internet use / using name / book, Allah / Tuhan / Agama / ilahi / Jibril / Bible / Quran, at least 10 Years of the Criminal, terraced.

Reason please read (translate to english than translate where Language wanna) :

https://tjoaputra.wordpress.com/2015/07/24/ajaran-bersih-benar-jujur-terbuka-bertanggung-jawab-dan-transparan/

Is my duty as a citizen of the World exhibit at the World’s biggest hoaxes in said that was not prolonged.

If have time please read this Article (must translate to English or other language):

https://tjoaputra.wordpress.com/2015/01/18/mengapa-tuhan-membiarkan-anak-anak-jadi-pelacur/

https://tjoaputra.wordpress.com/2015/04/05/pekerja-seks-bersuara-di-media-sosial/

.

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on January 21, 2016, in Meditasi, Science, Umum. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: