XUAN TIAN SHANG DI 玄天上帝

IMLEK BULAN 3 TANGGAL 3
HARI KELAHIRAN XUAN TIAN SHANG DI 玄天上帝

Rakyat Tiongkok Kuno meyakini bahwa bergeraknya posisi bintang akan memberi pengaruh dalam kehidupan manusia, dan diantara semua bintang terdapat sebuah bintang yang tidak pernah bergerak yang disebut “BINTANG KUTUB UTARA” yang dipuja dengan sebutan “BEI DOU XING JUN” (Pei Tou Sing Juin) atau Penguasa Bintang Kutub Utara”.

Taoisme beranggapan Kutub Utara sebagai tempat terdingin dan tergelap yang merupakan tempat tujuan akhir para roh yang meninggal dunia. Taoisme menyebut bintang kegelapan sebagai “Xuan” dan dewa penguasa kegelapan disebut pula sebagai “Xuan Tian Shang Di” , { baca: Shuan Thian Shang Ti }, dewa Xuan Tian Shang Di merupakan jelmaan dari Dewa Xuan Wu Kutub Utara.

Versi lain menyatakan bahwa dewa Xuan Thian Shang Di adalah seorang penjagal hewan yang telah bertobat dan membulatkan tekad untuk menjadi seorang Pembina, ia ingin membuang pisau jagalnya ke sungai namun khawatir pisau tersebut akan melukai hewan di air, sehingga ia memutuskan menggunakan pisau tersebut untuk membelah perutnya dan mengeluarkan semua isi perut serta membuangnya ke sungai sebagai tekad men-sucikan diri serta sebagai penebus dosa. Saat itu, di langit tiba-tiba muncul sebuah sinar keemasan, sang penjagal yang bertobat dirintiskan ke Alam Dewa. Ini juga merupakan asal muasal pepatah :” Lepaskan pisau jagal, maka saat itu juga tercapai keBuddhaan.”
Versi mandarinnya :” Fang Xia Tu Dao, Li Di Cheng Fo”.

Setelah berselang cukup lama, karena menghirup hawa kemurnian langit dan bumi, usus yang dibuang ke sungai berubah menjadi siluman ular dan kura-kura yang mencelakakan manusia, akhirnya dewa Xuan Tian Shang Di turun ke bumi menaklukkan mereka yang kemudian menjadi pengikutnya .

Kutipan dari :

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on April 22, 2015, in History Profile, TAO'ES, Umum. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: