Pembohongan Publik yang di lakukan Barrack Obama “Trans-Pacific Partnership 2013”

President Barack Obama meets with Trans-Pacific Partnership leaders during the APEC summit in Honolulu, Hawaii, Saturday, Nov. 12, 2011

WikiLeaks: US Govt, Hollywood Secretly Coordinated Reaction to TPP Leaks

© AP Photo/ Charles Dharapak
US

11:30 21.04.2015(updated 13:06 21.04.2015) Get short URL
25700

The Motion Picture Association of America and the United States Trade Representative secretly coordinated to put out the MPAA’s statement on leaked Trans-Pacific Partnership deal negotiations in 2013.

The TPP is a controversial international trade agreement, backed by the Obama administration, that critics argue has not been subjected to sufficient public scrutiny.

On November 13, 2013, WikiLeaks released the secret negotiated draft text for the entire TPP Intellectual Property Rights Chapter, which the secret-spiller website identified as perhaps the most controversial.

According to internal emails stolen during last fall’s hack of Sony and republished by WikiLeaks last week, studio spokeswoman Erica Netzley wrote to Keith Weaver, the studio’s head of worldwide government affairs, about the MPAA and USTR working together to come up with a statement.

In an email marked November 14, 2013, Netzley wrote to Weaver:

“MPAA is putting out the below statement after getting the ok from USTR last night. I mentioned to Nick [Velazquez, Sony Executive Director for Government Affairs] that it seems the other studios are really fired up about this leak, so let me know your” point of view.

Netzley also said that Disney lobbyists in Washington, DC, drafted a memo to the US Chamber of Commerce, and were, along with the MPAA, pressuring the Chamber to leak the memo to the press.

She wrote: “Disney DC reps have drafted a memo to the Hill (attached) pushing back on some of the key arguments which it is asking the Chamber to distribute and leak to press – the Chamber is considering the idea, MPAA, along with Disney, is encouraging them to do it.  Disney has asked others to reach out to the Chamber, as well, to encourage them to do it.”

The leak came days before the decisive TPP Chief Negotiators summit in Salt Lake City, Utah, which Netzley pointed out to Weaver.

She wrote: “Working on having House Friends of TPP Caucus do some sort of open letter or joint op-ed in advance of next round of TPP negotiation is next week in Salt Lake City”.

Minutes after receiving the email from Netzley, Weaver forwarded it to Leah Weil, Sony’s top intellectual property lawyer, adding the note “FYI.”

That same day, Michael O’Leary, MPAA Senior Executive Vice President for Global Policy and External Affairs, released the statement that was contained in Sony internal emails.

Read more: http://sputniknews.com/us/20150421/1021156735.html#ixzz3XwEUQKPv

Excerp from :

http://sputniknews.com/us/20150421/1021156735.html

Komentar :

Dengan Komitmen Berbagai Negara membuka kebohongan yang terjadi di Pertemuan yang tidak di adakan oleh Negara bersangkutan, inilah contoh di mana pertemuan tidak ada dan di Akui dan di sebar luaskan di Media United Stated.

Sama dengan yang terjadi di Indonesia di mana Konferensi Asia Afrika tidak ternyadi melainkan merupakan Gladi Resik dan di buat menjadi Movie lalu di Edit dengan para Wakil berbagai Negara, kenyataannya silahkan menghubungi Kedutaan Berbagai Negara, apakah acara tersebut di hadiri oleh para Wakil dari Berbagai Negara.

Kebohongan yang di lakukan oleh Pemerintahan Joko Widodo dan Barrack Obama.

Alasan lain dalan Konferensi Asia Afrika mengatakan pembohongan Publik :

Tahukah mereka (Joko Widodo, Media TV) siapa saja di Pertemuan dengan Negara Palestina yang di lakukan dalam ruangan yang juga merupakan Pembohongan. (Paling depan yang di hadapkan dengan Joko Widodo adalah Sekertariat Negara, dan yang ke dua adalah Raja Yasser Arafat di mana posisinya tentu seharusnya Raja Yasser Arafat dahulu baru Sekertariat Negara Palestina).

Sangat di sayangkan Media TV Indonesia yang menyiarkan hanya tahu menerima tidak mengkonfirmasi apakah hal tersebut terjadi atau tidak (Kenyataannya mereka di berikan Movie yang di Edit, merupakan Pembohongan Publik yang hanya di lakukan oleh Kejahatan).

Saran untuk Media TV, jika dapat selalu memberitakan yang benar-benar mereka yang mengambil gambar untuk menyiarkan, sebab banyak terjadi Pembohongan yang di lakukan oleh Pemerintahan Barrack Obama maupun Joko Widodo (OKNUMISASI). 

.

Tjoaputra

Mark Mamangkey Tjost (Mark Tjost)

.

Untuk tanggung jawab Publik atas segala kebohongan mereka maka bisa di hitung dengan berapa banyak kebohongan lalu mengikuti penambahan ayat di bagian Hukum pada UUD 17 Agustus 1945 yang berbunyi :

Berbohong di pidana Minimal 10 Tahun, bertingkat.

Ingat jangan lupa catat kebohongan tersebut lalu ajukan ke Polisi atau Aparatur Negara bagian Hukum.

* Pe, KoLu BaBi untuk anggota Dewan (Tahi) maupun Pemerintahan Joko Widodo, Susilo Bambang Yudhoyono, Habiebie, Soeharto, Hatta, Sudirman (Tahi, Komunis, OKNUMISASI).

Butki bahwa Mark ke Jakarta (MPR/DPR) bisa lihat di link :

http://tjoaputra.com/2015/03/07/mprdpr-pemerintahan-joko-widodo-tahi-tidak-bertanggung-jawab/

Berita lain yang sudah di Posting di WEB DPR/MPR silahkan lihat di :

http://tjoaputra.com/2015/02/12/terciptanya-indonesia-baru/

http://tjoaputra.com/2015/03/25/indonesia-baru-mpr-bagian-ii-di-posting-di-berita-mpr-update-maret-25-15-pukul-08-15-wit/

.

* Salinan Asli, “Naskah UUD 17 Agustus 1945 dan Pancasila”.

Penambahan 1 ayat bagian Hukum, “Berbohong di Pidana Minimal 10 tahun, bertingkat”.

Indonesia berjumlah 28 Provinsi (Pemerintahan Indonesia Baru termasuk Timor -Timur) dengan sistim Pemerintahan “Bersih, Jujur, Terbuka, Bertanggung Jawab dan Transparan” tanpa Partai Politik.

* Pemerintahan Indonesia Baru tidak mengenal Partai Politik sesuai dengan Amanah Presiden Soekarno yang tertulis di UUD 17 Agustus 1945 bagian keterangan yang merupakan Larangan.

Deal Politik apakah selama ini yang menguntungkan Rakyat, tolong berikan alasan Deal Politik selama puluhan tahun tersebut yang terjadi.

– 00000000 –

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on April 21, 2015, in Goverment, Makalah Gov, Science, Umum. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: