Ajaran pada Kartu Tanda Penduduk (Mahkama Agung, dll)

Selasa, April 21 15, Pukul 15.20 WITeng (seluruh Indonesia 1 waktu menjadi WI)

Singkawang, Kalimantan Barat, Indonesia.

 

Yth ;

Mahkama Agung

Mahkama Konstitusi

Menteri Dalam Negeri

Rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia

 

Perihal             : Surat Terbuka, Perkara, Ajaran pada Kartu Tanda Penduduk

Pemaksaan dalam Ajaran tidak sesuai dengan UUD 17 Agustus 1945 yang di tanda tangani oleh Presiden Soekarno.

 

Ajaran pada Kartu Tanda Penduduk.

Sejak Proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945 yang di lakukan oleh Proklamator yang juga sebagai Presiden Pertama Negara Kesatuan Rakyat Indonesia yaitu Presiden Soekarno, di tanda tangani pula UUD 17 Agustus 1945 sebagai Konstutusi yang merupakan Dasar dari segala peraturan.

Pada UUD 17 Agustus 1945 telah tertulis bahwa “Setiap Warga Negara bebas dan berhak untuk menyakini Ajaran yang di Akui/Percayai tanpa ada paksaan dari manapun” sesuai dengan Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia pada Sila Pertama yaitu :

“Kepercayaan Berlandaskan Yang Maha Kuasa”

Selama perjalanan sejak Presiden Soekarno di Kudeta dengan pergantian Orang (Bukan Presiden Soekarno, 1947) dalam menghadapi Publik yang tertulis dalam Catatan/Surat Wasiat yang di kirim ke 4 Negara yaitu ;

” China, Swiss, England dan Belanda”

telah terjadi perubahan besar-besaran oleh Penghianat Negara yaitu :

“Hatta, Soeharto, Megawati, Susilo Bambang Ydhoyono dan Joko Widodo”

Yang di mana mereka merupakan Keturuan, Saudara dan dapat di buktikan dengan test DNA mereka.

Perubahan tersebut telah mengakibatkan terjadinya Pengotak-kotakan, Perpecahan dan membawa SARA (Suku, Agama (Ajaran), Ras), maka memohon mengajukan Perkara untuk mengembalikan ke bentuk tulisan sebenarnya di Pancasila sebagai :

Kepercayaan Berlandaskan Yang Maha Kuasa

Dengan kembalinya Penulisan tersebut maka sesuai dengan UUD 17 Agustus 1945 yang di tanda tangani oleh Presiden Soekarno yang tertulis bahwa :

“Setiap Warga Negara bebas dan berhak untuk menyakini Ajaran yang di Akui/Percayai tanpa ada paksaan dari manapun”

Maka Tulisan Agama pada Kartu Tanda Penduduk berubah dari Agama menjadi Ajaran, memberikan Kebebasan bagi seluruh Rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk menyakini apapun Ajaran yang di Percayai selama masih dalam Batas Moralitas Baik dan Bagus.

Dalam Ke-Aneka Ragaman Penduduk Indonesia pada Peraturan Pemerintah  tertulis bahwa kenyakinan yang di Akui adalah :

“Muslim, Nashrani, Katholik, Buddhist dan Hidhuist”

Hal tersebut telah menghambat dan mengekang Rakyat Negara Kesatuan Indonesia yang mempunyai Kenyakinan berbeda dan tidak di Akui oleh Pemerintah sehingga tidak pantas di Paksakan karena sudah melanggar dari Konstitusi UUD 17 Agustus 1945 yang di tanda tangani oleh Presiden Soekarno yang tertulis bahwa :

“Setiap Warga Negara bebas dan berhak untuk menyakini Ajaran yang di Akui/Percayai tanpa ada paksaan dari manapun”

Demikianlah pengajuan perkara yang di buat dan mohon segera di tindak lanjuti, karena untuk daerah di pedalaman (Kalimantan, Sumatra, Jawa, Sulawesi, Irian, Maluku, dll), banyak yang di paksakan, dan lainnya di berbagai wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Untuk hal tersebut juga mengirimkan berkas yang tidak di proses oleh Catatan Sipil Singkawang, Kalimantan Barat, Indonesia.

 

 

Tjoaputra

 

Mark Mamangkey Tjost (Mark Tjost)

Rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia (LSM, Institusi) dan Berbagai Negara

Clip_14Clip_15Clip_16

Tjoaputra

Mark Mamangkey Tjost (Mark Tjost)

.

Untuk tanggung jawab Publik atas segala kebohongan mereka maka bisa di hitung dengan berapa banyak kebohongan lalu mengikuti penambahan ayat di bagian Hukum pada UUD 17 Agustus 1945 yang berbunyi :

Berbohong di pidana Minimal 10 Tahun, bertingkat.

Ingat jangan lupa catat kebohongan tersebut lalu ajukan ke Polisi atau Aparatur Negara bagian Hukum.

* Pe, KoLu BaBi untuk anggota Dewan (Tahi) maupun Pemerintahan Joko Widodo, Susilo Bambang Yudhoyono, Habiebie, Soeharto, Hatta, Sudirman (Tahi, Komunis, OKNUMISASI).

Butki bahwa Mark ke Jakarta (MPR/DPR) bisa lihat di link :

http://tjoaputra.com/2015/03/07/mprdpr-pemerintahan-joko-widodo-tahi-tidak-bertanggung-jawab/

Berita lain yang sudah di Posting di WEB DPR/MPR silahkan lihat di :

http://tjoaputra.com/2015/02/12/terciptanya-indonesia-baru/

http://tjoaputra.com/2015/03/25/indonesia-baru-mpr-bagian-ii-di-posting-di-berita-mpr-update-maret-25-15-pukul-08-15-wit/

.

* Salinan Asli, “Naskah UUD 17 Agustus 1945 dan Pancasila”.

Penambahan 1 ayat bagian Hukum, “Berbohong di Pidana Minimal 10 tahun, bertingkat”.

Indonesia berjumlah 28 Provinsi (Pemerintahan Indonesia Baru termasuk Timor -Timur), dengan sistim Pemerintahan “Bersih, Jujur, Terbuka, Bertanggung-Jawab dan Transparan”.

* Pemerintahan Indonesia Baru tidak mengenal Partai Politik sesuai dengan Amanah Presiden Soekarno yang tertulis di UUD 17 Agustus 1945 bagian keterangan yang merupakan Larangan.

Deal Politik apakah selama ini yang menguntungkan Rakyat, tolong berikan alasan Deal Politik selama puluhan tahun tersebut yang terjadi.

– 00000000 –

E KTP, Makassar 2012 - 2017 Scan0016 Scan0017 Scan0020 Scan0022 Scan Scan0023 Scan0024 Scan0025 Scan0026 Scan0027 Scan0028 Scan0029 Scan0030

 

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on April 21, 2015, in Umum. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: