Surat Terbuka “Legitimasi Indonesia Baru”

Senin, April 06 15, Pukul 22.15 WITeng (seluruh Indonesia 1 waktu menjadi WI)

Singkawang, Kalimantan Barat, Indonesia.

 

Yth ;

Mahkama Agung

Mahkama Konstitusi

Semua Institusi dalam maupun di luar Pemerintahan

Rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia

Perihal             : Surat Terbuka

Pengembalian Konstitusi ke Undang Undang Dasar 17 Agustus 1945 yang di tanda tangani oleh Presiden Soekarno.

Menurunkan Pemerintahan Joko Widodo, Anggota Dewan (yang terlibat kerjahatan) dan mengajak semua kalangan (Rakyat) memeriksa semua Aparatur yang di duga terlibat berdasarkan Undang Undang Dasar 17 Agustus 1945 yang menyatakan “Berpenghasilan Benar“, siapapun mereka tanpa memandang jabatan maupun status sesuai dengan “Seluruh Rakyat Indonesia mempunyai kedudukan sama di mata Hukum“.

 

Salam Sejahtera,

Berdasarkan surat dari Mahkama Agung bernomor 0355/BP/Eks/03/2015 untuk jawaban dari Pengaduan tanggal 04 Maret 2015 yang telah terdaftar di Badan Pengawas Mahkama Agung RI. Nomor : 0034/BP/A.OL/III/2015 tanggal 11 Maret 2015 menyatakan ketidak sanggupan untuk memeriksa Aparatur Negara (Siapapun tanpa kecuali) karena tidak mempunyai kewenangan yang berarti :

“tidak mempunyai legitimasi untuk memeriksa Kejahatan yang telah di lakukan secara Individu maupun berkelompok/golongan”

maka dengan surat ini mengajak semua Rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia dari semua kalangan untuk memberikan Hukuman yang sepantasnya dengan mengajukan Laporan Polisi untuk memeriksa semua yang terlibat dari kejahatan di dalam Pemerintahan yang selama ini telah terjadi dan menjadikan Pemerintahan Indonesia sebagai Komunis yang di dukung oleh para Pengusaha yang terlibat.

Dalam menyelidiki kejahatan di dalam Pemerintahan maka semua Negara di Dunia mendukung memberantas kejahatan yang terjadi di Pemerintahan terutama Korupsi, Teroris dan Pelecehan Seksual.

Berdasarkan berita dari berbagai Negara (terutama Swiss, dan negara lain) mengatakan Account bank yang di buka berdasarkan Otoritas Pemerintahan Indonesia, telah di bukakan Account Bank dengan nama Anggota Dewan (hampir semua Anggota Dewan MPR/DPR), Mantan Presiden Indonesia, Mantan Pejabat, maupun Presiden dan Wakil Presiden saat ini (Joko Widodo dan Jusuf Kalla, 2015) dan pejabat lain yang masih menjabat.

Dengan berdasarkan Undang Undang Dasar 17 Agustus 1945 yang menyatakan “Berpenghasilan Benar“, siapapun merka tanpa memandang jabatan maupun status sesuai dengan “Seluruh Rakyat Indonesia mempunyai kedudukan sama di mata Hukum” sebagai Aparatur Pemerintahan dengan berlandaskan kejujuran dan bersih dari segala kejahatan, maka Rakyat berhak bertanya akan asal usul uang tersebut dan bagaimana mendapatkan dan mendapat penjelasan yang sejelas-jelasnya dari tiap Transferan yang di Terima di manapun account Bank tersebut berada karena Kekuasaan Tertinggi Negara MPR terlibat di dalam dan Mahkama Agung tidak sanggup melaksanakan pemeriksaan.

Keterlibatan tersebut tentu membuat Negara tanpa Pemimpin, maka dengan persetujuan berbagai Negara di Dunia yang telah di sepakati untuk pemerintahan Bersih, Bebas, Jujur, Bertanggung Jawab dan Transparan menunjuk :

Presiden, Wakil Presiden, Perdana Menteri, Wakil Perdana Menteri yang di setujui dan di nilai berpotensi untuk memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah :

Presiden                                 : Dahlan Iskan

Wakil presiden                        : Yenny Wahid

Perdana Menteri                      : Seto Mulyadi

Wakil Perdana Menteri           : Xanana Gusmao

Penilaian ini berdasarkan, kesederhanaan, kebersihan, kemampuan dan tanggung jawab dari masing-masing Individu beserta cara bekerjasama dalam segala institusi untuk membersihkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari segala kejahatan di bantu oleh Mark Mamangkey Tjost dan di dukung oleh berbagai Negara di Dunia dan anggota NATO.

Pelimpahan Kekuasaan ini harus di laksanakan secepat-cepatnya untuk memulihkan segala kerusakan yang telah terjadi.

 

 

 

Mark Mamangkey Tjost (Mark Tjost)

Tjoaputra

 

Balasan Surat dari MA0001 c Balasan Surat dari MA0002 Clip_13 Clip_14 Clip_15

 

Untuk tanggung jawab Publik atas segala kebohongan mereka maka bisa di hitung dengan berapa banyak kebohongan lalu mengikuti penambahan ayat di bagian Hukum pada UUD 17 Agustus 1945 yang berbunyi :

Berbohong di pidana Minimal 10 Tahun, bertingkat.

Ingat jangan lupa catat kebohongan tersebut lalu ajukan ke Polisi atau Aparatur Negara bagian Hukum.

* Pe, KoLu BaBi untuk anggota Dewan (Tahi) maupun Pemerintahan Joko Widodo, Susilo Bambang Yudhoyono, Habiebie, Soeharto, Hatta, Sudirman (Tahi, Komunis, OKNUMISASI).

Butki bahwa Mark ke Jakarta (MPR/DPR) bisa lihat di link :

http://tjoaputra.com/2015/03/07/mprdpr-pemerintahan-joko-widodo-tahi-tidak-bertanggung-jawab/

Berita lain yang sudah di Posting di WEB DPR/MPR silahkan lihat di :

http://tjoaputra.com/2015/02/12/terciptanya-indonesia-baru/

http://tjoaputra.com/2015/03/25/indonesia-baru-mpr-bagian-ii-di-posting-di-berita-mpr-update-maret-25-15-pukul-08-15-wit/

.

Tjoaputra

Mark Mamangkey Tjost (Mark Tjost)

* Salinan Asli, “Naskah UUD 17 Agustus 1945 dan Pancasila”.

Penambahan 1 ayat bagian Hukum, “Berbohong di Pidana Minimal 10 tahun, bertingkat”.

Indonesia berjumlah 28 Provinsi (Pemerintahan Indonesia Baru termasuk Timor -Timur).

* Pemerintahan Indonesia Baru tidak mengenal Partai Politik sesuai dengan Amanah Presiden Soekarno yang tertulis di UUD 17 Agustus 1945 bagian keterangan yang merupakan Larangan.

Deal Politik apakah selama ini yang menguntungkan Rakyat, tolong berikan alasan Deal Politik selama puluhan tahun tersebut yang terjadi.

Dalam Ber-Politik, Keterbukaan akan memenangkan semua Politik apapun pada siapapun yang melawan dengan Ketertutupan atau Kerahasiaan. (Politik Kotor akan bersembunyi dalam Kerahasiaan dan Ketertutupan).

– 00000000 –

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on April 6, 2015, in Goverment, Makalah Gov, Science, Umum, Update. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: