Surat yang di tujukan MA dan MK

Maret 04 15, Pukul 15.45

Singkawang, Kalimantan Barat, Indonesia.

 

Yth ;

Mahkama Agung

Mahkama Konstitusi

Perihal             : Pancasila

UUD 17 Agustus 1945 beserta keterangan

Perjanjian dengan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, beserta dkk.

Proklamir Indonesia Baru (Baru ; Pemerintahan Baru)

Hukuman Mati pada terpidana

 

Bersama surat ini selaku Rakyat (Mark Tjost) mengajukan keberatan karena telah terjadi penghianatan pada Negara (Rakyat) yang merupakan kepentingan umum (Publik, Dalam Negeri dan International) dan telah merugikan Rakyat, terbesar sepanjang sejarah di dunia pada semua orang (Makhluk) di Indonesia dan berbagai Negara.

Selain dari hal tersebut telah terjadi pembohongan Publik secara besar-besaran dan sudah terjadi sejak tahun 1947 setelah Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pembohongan Publik itu melalui sejarah setelah Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang di motori oleh Hatta (Komunis, Penghianat) lalu Soeharto dan mengubah Pancasila beserta UUD 17 Agustus 1945.

Selain hal tersebut, terjadinya Konspirasi CIA, Hatta, Soeharto untuk menggulingkan Presiden Soekarno melalui berita bohong pada pengasingan dan menyengsarakan Rakyat melakukan pembantaian beserta pelecehan seksual di Jawa Tengah sekitar 4 juta Rakyat.

 

Berdasarkan data yang kami miliki maka memohon untuk mengembalikan :

Pancasila

Berdasarkan data yang di peroleh dari Pemerintah Belanda, England, Swiss pada Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia ternyata sudah mengalami perubahan yang di lakukan oleh Penghianat Negara, maka mengajukan keberatan dan bertujuan mengembalikan ke Pancasila yang sebenarnya. Pancasila yang sebenarnya adalah Kutipan Asli/Salinan Pancasila yang mempunyai tanda tangan Presiden Soekarno dan Hatta (Komunis, Penghianat).

 

UUD 17 Agustus 1945 beserta keterangan

Berdasarkan data yang di peroleh dari Pemerintah Belanda, England, Swiss pada Undang-Undang Dasar 1945 sebagai Dasar Hukum Negara Indonesia ternyata sudah mengalami perubahan yang di lakukan oleh Penghianat Negara, maka mengajukan keberatan dan bertujuan mengembalikan ke Undang-Undang Dasar 17 Agustus 1945 yang di tanda tangani pada kutipan Asli/Salinan yang di tanda tangan Presiden Soekarno dan Hatta (Komunis, Penghianat).

 

Berdasarkan data yang kami miliki maka memohon untuk mengabulkan pelimpahan Kekuasaan dari Joko Widodo maupun siapapun yang berada pada perjanjian di bawah ini ke Pemerintahan Baru yang di sepakati oleh berbagai Negara dan NATO dengan tujuan perubahan besar besaran dalam memerangi Kejahatan (Korupsi, Pencucian Uang, Pendanaan Teroris, Teroris dalam Negeri maupun Luar Negeri, Perdagangan Bom, senjata, dan pelecehan seksual beserta perdagangan gadis di bawah umur yang terjadi di Indonesia).

Perjanjian dengan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, beserta dkk.

Perjanjian ini di buat untuk membuka tabir pada Negara Kesatuan Republik Indonesia akan sejarah yang di pelesetkan/rubah oleh para Penghianat Negara dan memberi kesempatan pada Penghianat Negara mengakui Kesalahan yang telah di lakukan pada Rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia, ternyata tidak mempunyai itikat baik untuk membongkar segala bentuk Kejahatan(Korupsi, Pencucian Uang, Pendanaan Teroris, Teroris dalam Negeri maupun Luar Negeri, Perdagangan Bom, senjata, dan pelecehan seksual beserta perdagangan gadis di bawah umur yang terjadi di Indonesia)  tersebut.

Selain hal di atas, terbukti tidak mempunyai tanggung jawab pada semua permasalahan yang terjadi baik dalam negeri maupun luar negeri.

Proklamir Indonesia Baru (Baru ; Pemerintahan Baru)

Dengan tidak adanya bentuk tanggung jawab dari pemerintahan Joko Widodo Tahi maupun Susilo Bambang Yudhoyono Tahi maka memohon dengan segera mengabulkan pelimpahan Kekuasaan tersebut ke Pemerintahan Baru, Bersih, Jujur dan bertanggung jawab dengan :

Presiden                                  : Dahlan Iskan

Wakil presiden                        : Yenny Wahid

Perdana Menteri                      : Seto Mulyadi

Wakil Perdana Menteri           : Xanana Gusmao

Alasan dalam memilih Xanana Gusmao di karenakan,

  • dahulu pemisahan tersebut terjadi di karenakan sudah mengetahui Kejahatan yang terjadi di pemerintahan dan tiada Niat perubahan pada Aparatur.
  • terjadinya pembohongan Publik oleh B. J. habiebie Tahi bahwa di Timor – Timur mengadakan Refendum untuk pemisahan dan pengiriman pasukan melukai Rakyat Negara Timor – Timur
  • dengan pemerintahan baru, bersih, jujur, bertanggung-jawab maka secara sukarela Timor – Timur kembali menyatu dengan Indonesia.

Maka :

  • dengan di kabulkannya Permohonan ini akan mengangkat kembali Harkat dan Martabat Pemerintahan Indonesia di mata International dalam memberantas segala kejahatan.
  • dengan di terimanya surat ini kami Mem-Proklamir-kan Indonesia Baru dengan pemerintahan baru, jujur, bersih dan bertanggung jawab serta ekonomi terpimpin.

 

Hukuman Mati pada terpidana

Dalam UUD 17 Agustus 1945 di jelaskan pada keterangan bahwa Hukuman Mati yang di maksud adalah Hukuman seumur Hidup, maka memohon di kabulkannya

Membatalkan Eksekusi terpidana mati yang akan berlangsung saat ini sampai di kemudian hari tanpa batasan waktu.

 

Demikianlah permohonan kami (Rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia beserta Timor – Timur, berbagai Negara dan Rakyatnya, NATO yang menjadi pemerhati akan keselamatan dan penjaga perdamaian di seluruh Dunia). Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas pengabulan Permohonan yang kami ajukan.

 

Mark Mamangkey Tjost (Mark Tjost)

Tjoaputra

Clip

 

Kemarin sudah mengirim satu yang pertama kemana yaaaa?

Jikalau tidak ada maka Negara Indonesia sangat berbahaya karena hampir semua instansi telah di susupi oleh Komunis dan Oknumisasi.

Clip_2

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on March 4, 2015, in Goverment, Umum. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: