Pendidikan Moral (Terutama Pejabat Amoral) Updated Feb 26 15, 11.05 WIB

Febuari 25 15, 08.20 WIB

Singkawang, Kalimantan Barat, Indonesia.

 

Pendidikan Moral (Terutama Pejabat Amoral)

(Di sertai dengan contoh, yang tidak pantas di Ikuti/Pelajari)

Tulisan di Artikel ini merupakan tulisan yang di dapat dari Sumber Alam Roh (Spiritual) untuk pembuktiannya silahkan mengikuti cara melalui test DNA, Test Keperawanan, Logika dengan tujuan ke Rakyat di manapun, siapapun tanpa memandang SARA dan menjadikan bahan pelajaran penuinjang dalam ber-Etika dan meningkatkan Moralitas sehingga memperbanyak perbuatan Kebajikan sesuai Kebenaran yang dapat di pertanggung-jawabkan di Alam Kehidupan.

Dalam tulisan ini siapa yang keberatan silahkan menuliskan di Replay dari judul Artikel “Pendidikan Moral” yang tentu memberikan bukti untuk menyanggah dari yang di tuliskan di Artikel ini.

 

Moral

Apakah Moral itu? Moral (Bahasa Latin Moralitas) adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalam tindakan yang memiliki nilai positif. Manusia yang tidak memiliki moral disebut amoral artinya dia tidak bermoral dan tidak memiliki nilai positif di mata manusia lainnya. Sehingga moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh manusia. Moral secara ekplisit adalah hal-hal yang berhubungan dengan proses sosialisasi individu tanpa moral manusia tidak bisa melakukan proses sosialisasi ( dikutip dari : http://id.wikipedia.org/wiki/Moral ).

Dari pengertian di atas yang meng-asumsi-kan sebagai tindakan yang memiliki nilai positif berarti :

  • Tindakan dapat di artikan sebagai : Perbuatan, Tingkah Laku, Perkataan (Ucapan).
  • Positif dapat di artikan sebagai perbuatan baik, tidak merugikan orang (makhluk) lain.

Dari kata di atas jelas dan tegas, lalu bagaimana dengan baik?

Pertanyaanya adalah baik untuk diri sendiri dan merugikan orang (makhluk) lain apakah baik?

Baik untuk orang (makhluk) lain dan baik untuk diri sendiri sudah pasti baik.

Pembaca ingin baik seperti apakah? Silahkan memilih sendiri.

Dengan jelas sudah menjelaskan bahwa baik untuk diri sendiri berarti perbuatan negatif atau istilah lain adalah Amoral.

Untuk baik pada orang (makhluk) lain dan baik pada diri sendiri  . . . luar biasa. Dengan membawa pemikiran tersebut “baik pada orang (makhluk) lain dan baik pada diri sendiri” dalam kehidupan di manapun berada sudah pasti penuh dengan berkah dan berhasil dalam segala kehidupan di alam manapun.

 

Kehidupan Seks dan Moralitas

Jaman dahulu sekitar 50 tahun ke belakang, kita semua mengetahui bahwa banyak terjadi pernikahan dini. Pada usia mungkin 12 tahun sudah di nikahkan oleh orang tuanya.

Seiring berkembangnya saman yang di mana kedudukan Pria dan Wanita menjadi sama dalam segala hal, bagaimanakah jika terjadi pernikahan dini yang di buat Hukum pada berbagai Negara dengan harapan tidak terjadi Pernikahan Dini. Apakah tujuan dari Hukum yang di buat oleh berbagai Negara?

Hukum pada Negara mensyaratkan dengan Minimal 17 tahun, sekitar 20 tahun lalu, tentu mempunyai tujuan di mana mereka bisa mengenyam/menikmati/menjalani (belajar) di sekolah dan mempunyai pendidikan yang tinggi sehingga menjadikan pendidikannya sebagai tonggak/tiang/penopang kehidupan untuk di kemudian hari.

  • Bagaimana jika kita tidak mempunyai pendidikan tinggi untuk masa depan dan melakukan Pernikahan pada Usia Dini?
  • Apakah Pernikahan Usia Dini bisa menjamin kelangsungan hidup yang menikah tanpa cerai?
  • Jika terjadi perceraian, bagaimanakah cara wanita mencari nafkah jika tidak di bantu? Mau bekerja di mana dengan pendidikan yang rendah.
  • Bagaimanakah cara wanita muda mengasuh anak jika terjadi perceraian, nafkah dari mana?
  • Pernahkah ada yang mensurvei berapa banyak wanita cerai dalam usia yang relatif singkat dengan pernikahannya.
  • Sama-sama muda sudah menikah, apakah dapat meningkatkan penghasilan dengan Pendidikan yang rendah.

Akibat yang terjadi pada pernikahan Dini di Usia Muda jika terjadi Perceraian maupun tidak ;

  • Penghasilan sulit meningkat dengan pendidikan yang rendah mengakibatkan kekurangan dalam Ekonomi karena rendahnya pendidikan.
  • Kurang perhatian pada anak karena banyaknya membuat anak tanpa memikirkan masa depan mereka pada anak-anak. Hal ini terjadi jika kekurangan dalam hal ekonomi yang tentu mengakibatkan Suami – Istri bisa saja mencari kerja untuk menutupi kekurangan Ekonomi tersebut.
  • Jika terjadi perceraian, bagaimana kelangsungan anak akan sekolah, makan dan kebutuhan lainnya. Dengan pendidikan rendah mau bekerja apa. (Maaf yang terjadi banyaknya wanita di tempat hiburan malam, karena menganggap tempat hiburan malam lebih mudah mencari uang sehingga kadang melupakan tujuan hidup awal malah berfoya-foya). Harapan tempat hiburan malam bukan hanya tempat hiburan pria malah semua dapat masuk tanpa anda bekerja di sana, hanya mencari hiburan pula di sana (jadi pengunjung untuk rileks).

Akibat tersebut bukanlah akibat semata yang terjadi di Keluarga yang mengalami pernikahan dini, malah menjadi efek domino pada pemerintahan. Mengapa menjadi efek Domino pada pemerintahan? Jawabannya banyak dan Pemerintah juga harus menanggung masalah tersebut. Mengapa Pemerintah harus menanggung masalah tersebut?

  • Pemerintah tidak memperhatikan tingkat Pendidikan dari Rakyatnya dengan sosialisasi yang terbaik ke seluruh pelosok pedesaan.
  • Pemerintah tidak memperhatikan masyarakat Pedesaan hanya membangun Perkotaan dengan Perindustrian yang cepat tanpa memikirkan Kesetaraan Peningkatan Penghasilan pada semua Individu.
  • Tingkat Inflasi yang sangat tinggi terjadi di mulai dengan awal yang jika di hitung dalam waktu 50 tahun mendapatkan Inflasi sebesar 80.000 %. (sekitar delapan puluh ribu persen).
  • Perekonomian yang tidak memperhatikan laju Inflasi dengan desakan para Pengusaha supaya mengalami Tingkat Nilai Tukar yang membuat murah Nilai Rupiah yang di setujui mulai pada Pemerintahan Komunis Soeharto – Megawati – Susilo Bambang Yudhoyo – Joko Widodo (Gusdur tidak termasuk). Mengapa di katakan Pemerintahan Komunis? Sebab merekalah Biang Kerok dalang dari Korupsi, Teroris, Kejahatan Ekonomi, Pelecehan Seksual (Segala Kejahatan) dan mempertahankan Kekuasaannya karena takut Korupsinya terbongkar.

Hal tersebutlah awal dari segala kesengsaraan Rakyat di mana Sekolah sulit, Makan sulit dan menjadikan ladang korupsi penyebab kesengsaraan Rakyat di Indonesia.

Hal lain yang di mulainya Komunis Soeharto yaitu mendirikan Pesantren di berbagai tempat untuk mendapatkan Perawan di usia Dini yang di mulai era tahun 1980. Pesantren tersebut di dirikan dan di biayai oleh Pemerintah yang sebenarnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa di buat oleh si Bangsat Komunis Soeharto – Susilo Bambang Yudhoyo – Joko Widodo, membuat menjadi tempat pelesiran para Pejabat (OKNUMISASI, yang merupakan Tahi dari Soeharto – Susilo Bambang Yudhoyo – Joko Widodo) dengan melecehkan mereka yang di Pesantren. Bagi yang Pria di latih seperti militer dan menjadikannya Teroris yang ter-Organisir.

Mengapa di sebut Tahi dari Bangsat Komunis Soeharto – Susilo Bambang Yudhoyo – Joko Widodo, karena mereka membantu, melegalkan, menyembunyikan segala kejahatan yang di lakukan oleh Bangsat Komunis Soeharto – Susilo Bambang Yudhoyo (Tahinya Bangsat Komunis Soeharto) – Joko Widodo (Tahinya Bangsat Komunis Soeharto – Susilo Bambang Yudhoyo).

Selain dari hal tersebut di sebabkan Joko Widodo (Tahinya Bangsat Komunis Soeharto – Susilo Bambang Yudhoyo) mendengungkan Anti Narkotik sedangkan Joko Widodo (Tahinya Bangsat Komunis Soeharto – Susilo Bambang Yudhoyo) tidak memberikan Grasi bagi Para Terpidana Hukuman Mati sedangkan Joko Widodo (Tahinya Bangsat Komunis Soeharto – Susilo Bambang Yudhoyo) meng-Instruksikan para Duta Besar untuk menjual Narkotik Jenis Heroin/Kokain di 30 Kedutaan besar di berbagai Negara. Pengedar besar Nakotik ternyata menjadi Presiden di Indonesia Joko Widodo (Tahinya Bangsat Komunis Soeharto – Susilo Bambang Yudhoyo). Memalukan . . . . . Moralitas Hancur pantaskah memimpin Indonesia.

Lalu bagaimana Koruptornya yang punya Tahi Bangsat Komunis Soeharto si Susilo Bambang Yudhoyo (Tahinya Bangsat Komunis Soeharto) – Joko Widodo (Tahinya Bangsat Komunis Soeharto – Susilo Bambang Yudhoyo) suka melumuri wajahnya dengan Tahi Bangsat Komunis Soeharto. Yang menjadi Korban dari Korupsi itu bukan  1 juta – 2 juta orang (makhluk), sudah 300 an juta (Ratusan Juta) orang sampai makan, sekolah sulit.

 

Hal lain yang tidak patut di tiru dan menjadikan sebagai pelajaran yang tidak terulang di kemudian hari :

Indonesia

Hatta, Soeharto, Tri Sutrisno, Susilo Bambang Yudhoyono, Muldoko, Joko Widodo.

Konspirasi dengan United Stated untuk penggulingan/pergantian Kekuasaan dari Soekarno ke Soehato dengan CIA beserta Istri (2 Istri) dari Presiden Soekarno yang di mana ternyata Megawati, Rachmawati dan Guruh merupakan anak Soeharto (Megawati) dan Hatta (Rachmawati, Guruh)

Puan yang merupakan anak dari Megawati dengan Susilo Bambang Yudhoyono.

Susilo Bambang Yudhoyono merupakan  anak dari Soeharto.

Soeharto  melakukan pembunuhan secara besar-besar pada Rakyat Negara Repulik Indonesia  di Jawa Tengah (Roban) sebanyak + 4 juta jiwa di sertai pelecehan seksual yang di lakukan dalam waktu sekitar 1 bulan di bulan September – Oktober tahun 1963.

Membuat tanda tangan Palsu Presiden Soekarno dalam Supersemar dan berbagai surat lain.

Pernyataan dari sejarah yang menjelekkan Presiden Soekarno bahwa mempunyai istri 4 dan ternyata Hatta dan Soeharto selingkuhi Istri Presiden Soekarno.

Selain meyelingkuhi Istri Presiden Soekarno ternyata Hatta mempunyai anak sebanyak 54 anak dari 25 Istri yang tidak di ketahui dan membunuh + 3000 wanita yang sudah di gagahi, Soeharto mempunnyai anak sebanyak 214 dari 113 wanita belum termasuk wanita yang di bunuh setelah maupun belum di gagahi sebanyak + 9800 wanita.

Selain dari petinggi tersebut :

Sutrisno                                               307 anak                      Membunuh + 4000 wanita

Susilo Bambang Yudhoyono              lebih 100 anak             Membunuh + 3000 wanita

Muldoko (AKMIL PALSU)              lebih 200 anak             Membunuh + 5 wanita

Joko Widodo.                                     9 anak                          Membunuh + 1 anak 5 tahun pada saat di gagahi.

Pertanyaannya secara logika :

  • Wanita jika di gagahi dan mempunyai anak sebanyak itu apakah wanita tersebut tidak ada yang melawan?
  • Dari sekian banyak anak yang di miliki, manakah yang dengan sukarela pada awalnya bercinta.
  • Apakah dari sekian wanita tersebut tidak terjadi perkosaan/pemaksaan.

Untuk mempermudah tujuan berbuat Maksiat melecehkan wanita dan menyenangkan para Punggawanya (OKNUMISASI) maka membuat sebanyak-banyaknya Pesantren yang di mana mereka tinggal dalam, baik para Wanita (anak-anak) dan Pria (anak-anak). Pria di ajarkan dan di latih seperti Polisi maupun Tentara dan Wanitanya di ajarkan Seks pada usia dini sejak tahun 1980. Untuk mengetahui jelasnya silahkan test Keperawanan pada semua Pesantren apakah mereka anak gadis tersebut masih perawan?

Dengan adanya Pesantren tersebut menjadi Ritual bulanan bagi Soeharto, Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo dan para Tahinya (OKNUMISASI) untuk melakukan Maksiatnya.

  1. J. Habiebie (Lepasnya Timor Timur akibat Korupsi yang di Protes keras oleh Kay Rala Xanana Gusmão, Pantaskah Koruptor di bela?)

Pertanyaan buat B. J. Habiebie ;

Mengapa harus menutupi Koruptor bahkan sudah Memaksulkan Rakyat atas tingkah laku, perbuatan dan menyakiti Rakyat di mana Soeharto itu merupakan Komunis. Akibat dari hal tersebut menjadikan Indonesia yang seharusnya Demokrasi menjadi Kerajaan Soeharto karena selain dari Gusdur merka yang lainnya merupakan anak dari Hatta dan Soehato yaitu Tri Sutrisno, Susilo Bambang Yudhoyono, Muldoko, Joko Widodo.

 

German

Hittler (Nazi)

Pembunuhan secara brutal dan tidak berperi-ke-manusia-an.

Rasis

Perampokan

Pelecehan Seksual untuk anak di bawah umur.

 

United Stated

Franklin D. Roosevelt 1940 – 1945 (PD II Nippon Japan di Hawai merupakan kebohongan terbesar United Stated, CIA), Harry S. Truman, Lyndon Baines Johnson, G, George Herbert Walker Bush 1989–1993 (Invasi Irak Ke Kwuait yang erupakan kebohongan Publik 12 Agustus 1990, Russia), George W. Bush  January 20, 2001 – January 20, 2009, Barrack Obama.

Updated Feb 26 15, 11.05 WIB 

Mereka di atas eks pemimpin United Stated merupakan Tahi dari Bangsat Komunis Hittler (Susilo Bambang Yudhoyo) dan  Soeharto.

*

Kejahatan yang di lakukan :

Neo Nazi (NAZI)

Pembunuhan secara brutal dan tidak berperi-ke-manusia-an.

Rasis

Pelecehan Seksual untuk anak di bawah umur.

Kejahatan Ekonomi

Teroris (Agen spionase)

 

Bagi Rakyat di seluruh Negara di mana-pun berada, harapan tidak ada Hukuman mati di seluruh Negeri. Mengapa berharap Hukuman mati di tiadakan?

Setiap orang (Makhluk) pastilah pernah melakukan kesalahan, yang menjadi pertanyaan ;

  • berapa banyak kesalahan yang di lakukan.
  • apakah dengan hukuman mati mereka pasti di Neraka Penghukuman bertobat?
  • pantaskah memberikan hukuman mati tanpa memberikan kesempatan mereka menyesali perbuatan mereka pada penghukuman di Alam Kehidupan?
  • pantaskah kita sebagai orang (makhluk) mengambil jiwa mereka tanpa memberikan kesempatan mereka menyesali perbuatan mereka. (untuk membuat mereka menyesali tentu harus dengan hukuman Publik yaitu pamerlah mereka di Publik dengan tulisan sebagai apa dan biar menjadi pelajaran bagi orang (makhluk) lain sehingga tidak terjadi hal yang pernah mereka lakukan di kemudian hari (ha ini merupakan alasan dan sesuai dengan Hak Asasi Manusia dengan tidak membunuh atau mengambil Hak mereka).
  • Mengapa harus terlihat wajah meraka yang melakukan kesalahan. Karena banyak-nya operasi yang bisa mengubah wajah mereka dan berganti identitas maka Publik harus mengetahui wajah mereka. Bahkan dengan teknologi baru Identitas harus (wajib) menggunakan data DNA. Tiap Lapas (lembaga Pemasyarakatan) harus mempunyai web dan daftar di web siapa saja terpidana dan hukuman berapa lama sehingga tidak ada ketertutupan dan semua mengetahui (terbuka).

 

Tjaoputra

 

Mark Mamangkey Tjost (Mark Tjost)

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on February 25, 2015, in Artikel Tjoaputra, Umum. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: