Wapres Mempromosikan “Aku Bangga Jadi Anak PKI”

 

Wapres Mempromosikan “Aku Bangga Jadi Anak PKI”

  • Sosial & Budaya
  • 0
  • 03 Okt 2002 20:55

031002cBukuPKI.jpg
Liputan6.com, Jakarta: Sesuatu yang dilarang justru melahirkan rasa penasaran. Kenyataan inilah yang belakangan terjadi di tengah masyarakat Indonesia. Pelarangan peredaran buku “Aku Bangga Jadi Anak PKI” yang dikemukakan Wakil Presiden Hamzah Haz malah membuat karya itu laris manis. [baca: Wapres: Sita Buku “Aku Bangga Jadi Anak PKI”].Berdasarkan pemantauan SCTV, harga buku karangan Ribka Tjiptaning Proletariati, tokoh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang diluncurkan bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Oktober ini, sebelumnya cuma Rp 20 ribu. Namun, setelah Wapres menyatakan buku tersebut tak sesuai Pancasila, hukum pasar berbicara. Kini, harganya mencapai Rp 150 ribu per eksemplar. Larangan Hamzah tanpa disadari malah mengiklankan buku itu secara gratis.Sebenarnya, satu hal menarik dari buku setebal 191 halaman itu hanyalah judulnya yang provokatif. Andai ditelusuri dari halaman pertama hingga akhir, isinya lebih banyak bercerita tentang pengalaman, perjuangan mencapai cita-cita, sampai sukses menjadi dokter. Ini termasuk pula kiprah penulis sebagai politisi. Bahkan, bekas Ketua I DPD PDI-P Jawa Barat ini tak banyak menjelaskan subtansi judul. Dalam bukunya, bekas Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI-P Tangerang, Banten, ini malah mengajak rekonsiliasi untuk menghilangkan dendam masa silam. Bukunya lebih banyak dihiasi foto-foto penulis dalam berbagai acara dengan Presiden Megawati Sukarnoputri dan Taufik Kiemas. Bahkan, di halaman lain penulis sempat berpose dengan Wapres–yang justru belakangan melarang karyanyanya.Menanggapi imbauan Wapres, Kejaksaan Agung akan menyelidiki buku tersebut. Seandainya buku tersebut terbukti membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa, Kejagung akan menarik peredarannnya. “Bila buku itu terbukti untuk menghimpun kekuatan dan menggalang anak-anak PKI, kejaksaan akan mencabut dari peredaran,” ujar Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Barman Zahir.Ribka adalah putri R.M. Soeripto Tjondrosaputro, anggota PKI dari kalangan ningrat Yogyakarta. Ayahnya sempat dijebloskan ke penjara oleh rezim Orde Baru. Ibunya menjadi tahanan kota. Karena itu, Ribka yang ketika peristiwa Gerakan 30 September 1965 meletus berusia tujuh tahun, mesti menjalani masa kecil serba kekurangan.

Selama berkiprah di PDI-P, Ribka yang berniat mendirikan partai berideologi komunis ini dikenal cukup vokal. Akibat suaranya yang lantang dan kerap mengkritik sesama politisi separtai, hubungan Ribka dengan Megawati menjadi renggang. Ribka juga termasuk yang kecewa dengan kepemimpinan Megawati. Bahkan, ketika Megawati mendukung Sutiyoso menjadi Gubernur Jakarta, Ribka termasuk yang keras menolak dukungan itu. Di mata dia, itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap para korban penyerbuan kantor PDI 1996.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)

Kutipan dari :
http://news.liputan6.com/read/42573/wapres-mempromosikan-quotaku-bangga-jadi-anak-pkiquot
.
Catatan tambahan :
Yang menjadi pertanyaan,
1. Apakah PKI (Partai Komunis Indonesia) ada mengumpulkan harga untuk kepentingan Pribadi maupun Golongan?
2. Komunis itu apa?
3. Mendirikan Partai pada masa awal memerintah dan menyatukan Indonesia dari Sabang sampai Merauke bukanlah hal mudah.
4. Berdasarkan dari Ideologi tersebut, dari sudut pandang manakah kita melihat. (Negatif atau Positif).
5. Melihat hal di atas menurut saya Partai Komunis Indonesia memakai nama Partai Komunis Indonesia karena berharap Rakyat sejahtera dan mengingat bahwa masih banyak tugas di embangkan agar bisa mensejahterakan Rakyat Indonesi tanpa membedakan Suku, Ajaran (Agama), Ras.
6. Setelah 69 tahun berlalu dengan Indonesia merdeka sejak tahun 1945 akhirnya terlihat siapakah yang Komunis?
7. Berarti Komunis adalah mengumpulkan kekayaan untuk Pribadi maupun Kelompoknya (Deal Politik, Korupsi, Kolusi, Nepotisme, Pencucian Uang, Teroris, Penjualan Anak di bawah umur – wanita). (inilah kesimpulan saya pribadi).
 
Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on October 1, 2014, in Makalah Gov. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: