Kisah Bunda Yuni si Peggagas Sekolah Merah Putih

 

Kisah Bunda Yuni si Peggagas Sekolah Merah Putih

  • Peristiwa
  • 0
  • 28 Sep 2014 13:49

Sosok-Minggu-Ini

(Liputan 6 TV)

Liputan6.com, Jakarta – Pukul 07.00 WIB, para siswa Sekolah Merah Putih di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan siap ikut pelajaran olah raga. Semua siswa berasal dari kalangan tidak mampu, umumnya anak-anak para pemulung, kuli bangunan dan penyapu jalan.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Minggu (28/9/2014), pendiri sekolah, Raden Ayu Tri Wahyuniati Subali atau Bunda Yuni begitu dia biasa disapa, sejak remaja ia telah biasa merawat anak-anak kurang beruntung.

Bagi Bunda Yuni, ini panggilan hati. Sekolah Merah Putih berdiri 2004, di atas tanah milik pribadi. Walau sibuk sebagai notaris, Bunda Yuni tetap bisa membagi waktu mengurus Sekolah Merah Putih dibantu sejumlah sukarelawan dan guru.

Bunda Yuni mengakui, mengajak anak-anak bersekolah tidak selalu mudah. Sekarang sekitar 300 anak belajar di sekolahnya. Mempelajari materi pelajaran setara sekolah dasar hingga setara SMA.

Sejauh ini anak-anak Sekolah Merah Putih selalu lulus ujian keseteraan, dan yang terpenting anak-anak belajar dasar-dasar etika. Banyak keluarga merasakan manfaat langsung sepak terjang Bunda Yuni.

Mengelola Sekolah Merah Putih tidak mudah. Biaya operasional puluhan juta rupiah setiap bulan diperoleh dari berbagai sumber, mulai dari sumbangan donatur, dana pribadi hingga subsidi silang.

Dalam usia 63 tahun, Bunda Yuni tetap aktif di berbagai organisasi sosial. Cita-cita duta persahabatan antar agama ini, anak-anak yang tumbuh dalam keluarga tidak mampu tetap punya kesempatan jadi bagian penting masyarakat. (Mut)

Kutipan dari :

http://news.liputan6.com/read/2111327/kisah-bunda-yuni-si-peggagas-sekolah-merah-putih

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on September 28, 2014, in Umum. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: