Binatang Memiliki Perasaan Juga

Binatang Memiliki Perasaan Juga

Kisah yang sangat menyentuh ini terjadi di Hong Kong pada tahun 1988 ketika para pekerja membawa seekor sapi ke pusat pemotongan dimana sapi itu akan dipotong kedalam potongan-potongan dan untuk dijadikan daging rebus.

Ketika mereka semakin dekat dengan tempat pemotongannya, sapinya tiba-tiba berhenti, berlutut dengan air mata yang bercucuran membasahi pipinya. Para penjagal di sana pun tercengang, bagaimana sapi ini tahu bahwa dia akan segera dibunuh di tempat pemotongan sapi ini?

“Ketika saya melihat binatang yang seharusnya mati ini menangis, dan melihat rasa takut dan kesedihan yang tersirat dari matanya, saya mulai menggigil dan gemetaran, “ kata penjagal Shiu Tat-Nin sambil mengingatnya kembali. “ Saya memanggil yang lainnya untuk menghampiri dan mereka semua kaget sama seperti diriku. Lalu kita mulai menarik dan mendorong si sapi itu, tetapi sapi itu tidak mau menurut. Sapi itu tetap terduduk disana dan menangis.”

“Kita tidak dapat membuatnya bergerak sampai kita semua berjanji kepadanya bahwa dia tidak akan mati. Setelah itu baru dia bangun dan menurut dengan kita,” kata Shiu.

“Kita semua merasa ngeri karena binatang itu bagaikan manusia pada waktu itu. Kita saling memandang satu sama lain,dan kita sadar bahwa tidak ada seorang pun dari kita yang akan membunuhnya. Hal ini membuat kita sadar apa yang harus kita lakukan dengan binatang itu.”

Para pria-pria ini sangat tersentuh dengan apa yang terjadi pada binatang itu dan mereka patungan uang untuk membeli sapi ini dengan uang mereka sendiri. Lalu mereka memberikannya kepada sebuah vihara yang memiliki perkebunan agar binatang itu bisa hidup dengan damai.

“Anda percaya atau tidak. Inilah kenyataannya, sangat aneh kedengarannya. Sapi itu seperti seekor binatang besar yang mengerti setiap kata yang kita ucapkan.” Bagi para pekerja di tempat pemotongan sapi ini, berhadap-hadapan dengan seekor sapi yang menangis membuat mereka tidak dapat bertahan dengan pekerjaan mereka lagi. “Tiga dari pria-pria ini berhenti bekerja setelah kejadian ini,” kata sang mandor. “Mereka bilang mereka tidak akan bisa membunuh binatang yang lain lagi tanpa terbayang akan kejadian sapi ini yang terus mengeluarkan air mata dari matanya, mata yang sedih tersirat di muka sapi itu.”

Sumber: http://erabaru.net/kehidupan/budi-pekerti/2808-binatang-memiliki-perasaan-juga

Like, Comment & Share….. Thks

Kutipan dari :

 

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on July 27, 2014, in Umum. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: