Bukti Pengaruh Karma

Bukti Pengaruh Karma
(dikutip dari buku “Kisah-Kasih SpiritualBagian 3 –  Wisnu Prakasa“)

1489208_651550468217096_1902733240_n

Anak penyu yang baru menetas di pantai
akan langsung berlari ke arah lautan.
Mengapa mereka tidak berlari ke atas gunung ?

Anak macan yang baru terlahirkan
akan langsung mencari ibunya.
Mengapa mereka tidak takut melihat wajah ibunya ?

Banyak para ilmuawan dan kaum cendikiawan menyebutnya sebagai insting atau naluri, tetapi mereka juga mengakui bahwa hal ini tetap menjadi misteri alam yang belum dapat dijelaskan prosesnya secara keseluruhan. Banyak pula para ahli ilmiah dan kaum cendikiawan yang mengakui adanya sesuatu kekuatan dan energi yang telah mempengaruhi pikiran setiap mahluk sejak awal kelahirannya.

Dorongan kekuatan dan energi ini disebabkan karena setiap mahluk terlahir oleh pengaruh karma yang berasal dari kemelekatan pikiran mereka sendiri dikehidupan lampaunya. Pengaruh karma dari kemelekatan pikiran para mahluk, merupakan sumber kekuatan dan energi utama yang menjadikan para mahluk terlahir kembali. Dengan demikian tidak mengherankan bilamana sejak awal kelahirannya, para mahluk telah memiliki suatu kemelekatan pikiran terhadap sesuatu.

Semua ini tergantung dari ikatan karma kehidupan mereka masing-masing. Dimana dorongan kemelekatan pikiran akan menimbulkan suatu keinginan untuk melakuan perbuatan tersebut berulang kali, yang akan menjadi suatu kebiasaan yang mengikat. Kebiasaan yang mengikat ini akan menimbulkan suatu kemelekatan pikiran yang baru, dimana akhirnya kemelekatan pikiran terus menciptakan suatu lingkaran yang tiada awal dan akhirnya. Para mahluk akan terlahir dan meninggal, terlahir kembali dan meninggal tiada hentinya.

 

Kutipan dari :

http://www.goldenmother.org/info/Kisah-Kasih/B/Bukti%20Pengaruh%20Karma.htm

 

Sedikit tambahan dari tjoaputra.com :

“Para mahluk akan terlahir dan meninggal, terlahir kembali dan meninggal tiada hentinya.”

Menurut saya : Tentu sifat tersebut akan terbawa karena karma akan tingkah laku kehidupan sebelumnya jika kita tidak belajar merubah pada kesempatan kehidupan berikutnya yang diberikan. Bukan berarti tidak akan terlahir kembali.

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on July 15, 2014, in TAO'ES. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: