Ajaran Dharma

Ajaran Dharma
(dikutip dari buku “Kisah-Kasih Spiritual Bagian XII : Wisnu Prakasa”)

525723_509387609147322_2024282310_n

Ajaran Dharma yang hanya didengar,
tidak akan jelas tujuannya.

Ajaran Dharma yang hanya dilihat,
tidak akan tampak kebenarannya.

Ajaran Dharma yang hanya diketahui,
tidak akan berguna dalam kehidupan.

Ajaran Dharma yang hanya dipelajari,
tidak akan membantu pembinaan spiritual.

Ajaran Dharma harus dipahami,
sehingga manfaatnya akan terungkap.

Ajaran Dharma harus dibina,
sehingga manfaatnya dapat terasakan.

                                        ( Jakarta, 1999)

Ajaran Dharma Mulia diturunkan oleh Bunda Mulia, sebagai suatu ajaran yang harus dipahami. Untuk dapat memahami suatu ajaran, dibutuhkan suatu pembinaan yang tekun. Dimana untuk dapat memahami suatu ajaran Dharma, maka harus membina ajaran dharma secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kita akan menjadikan ajaran dharma sebagai bagian dari diri sendiri yang tidak terpisahkan.

Dengan ketekunan yang sungguh-sungguh dalam pembinaan kehidupan spiritual, kita akan dapat lebih memahami intisari ajaran-ajaran dharma yang sesungguhnya. Dimana kehidupan sehari-hari kita adalah pembinaan dharma itu sendiri, dan dharma menjadi bagian diri sendiri yang tidak terpisahkan lagi. Satu kesatuan ini adalah dasar pembinaan yang mutlak, untuk dapat mengungkapkan intisari pemahaman ajaran Dharma Mulia yang sebenarnya.

Mereka yang telah bersungguh-sungguh untuk menjalankan kehidupan sehari-harinya sebagai pembinaan dharma, mereka adalah yang pantas dinamakan sebagai ‘Mahluk Spiritual’ yang menjalankan ‘Kehidupan Spiritual’.

 

Kutipan dari :

http://www.goldenmother.org/info/Kisah-Kasih/A/Ajaran%20Dharma.htm

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on June 22, 2014, in TAO'ES. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: