Karma Tidak Dapat Dihapus

Karma Tidak Dapat Dihapus
(dikutip dari buku “Kisah-Kasih Spiritual –  Wisnu Prakasa“)

1380458_666541646703113_1475361980_n

Wahai para Pembina Spiritual,
Pahamilah kebenaran alamiah Karma ini:
Ada sebab, ada akibat.
Apa yang ditanam, apa yang dipetik.
Walau Berkah Sejuta Buddha tetap tidak menghapus karma.
                            ( Hualien 1999 )

Bagi para pembina Kesadaran Sejati akan memahani kebenaran alamiah karma yang sesungguhnya. Dimana tidak ada satupun berkah, pembinaan dan ajaran yang dapat menghilangkan atau menghapus karma. Bila ada sesuatu yang bisa menghilangkan dan menghapus karma, maka sejak awal dari Budha pertama maka karma akan dihilangkan dan dihapuskan selamanya.

Sejak lampau hingga sekarang dan yang akan datang, para Budha dan Mahluk Suci terus menurunkan berbagai macam ajaran Dharma agar para mahluk dapat memahami alamiah karma yang sebenarnya, sehingga para mahluk dapat keluar dari lingkaran karma yang tanpa awal dan akhir ini.

Demikianlah alamiah dari pembinaan Ajaran Kesadaran Sejati yang diturunkan langsung oleh Bunda Mulia, juga tidak akan pernah dapat menghilangkan atau menghapus karma. Tetapi dengan membina Ajaran Kesadaran Sejati, akan membantu para pembina untuk memahami alamiah karma lebih jelas dan jernih. Segala karma baik, karma buruk, dan karma-karma lainnya yang timbul akan dapat dipahami dengan sebenarnya. Bila dapat memahami alamiah karma dengan sebenarnya, maka para pembina Kesadaran Sejati akan dapat mengendalikan segala karma yang timbul.

Dengan demikian, pembinaan Ajaran Kesadaran Sejati sangat penting untuk mengendalikan  karma yang timbul. Dan bukan Karma yang timbul yang selalu mengendalikan  kehidupan para mahluk, seperti halnya yang dialami sekarang ini oleh seluruh mahluk di alam samsara ini. Dengan kata lain, karma yang timbul tetap tidak akan pernah dapat dikendalikan tanpa adanya pembinaan spiritual, bahkan karma yang timbul selalu menguasai dan mengendalikan kehidupan para mahluk.

Karma yang mengendalikan kita,
atau kita yang mengendalikan karma
untuk menolong seluruh mahluk.
Dengan karma yang sama,
tetapi sangat berbeda dampaknya.
Inilah alamiah  pembinaan Ajaran Kesadaran Sejati.
                                                                                                 ( Hualien 1999 )

Kutipan dari :

http://www.goldenmother.org/info/Kisah-Kasih/K/Karma%20Tidak%20Dapat%20Dihapus.htm

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on June 14, 2014, in TAO'ES. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: