PENAKLUKAN DIRI DAN NARKOTIK

 

PENAKLUKAN DIRI DAN NARKOTIK

 

Sang Buddha bersabda: ‘Sekalipun seseorang menaklukan seribu lawan, namun bila ia mampu menundukan dirinya sendiri ia adalah orang besar’. Ini tidak lain adalah penaklukan diri sendiri. Ini berarti menguasai isi batin dan emosi yang kita sukai atau yang tidak kita sukai. Milton, seorang penyair, mengumandangkan kata-kata Sang Buddha sebagai berikut: ‘Penaklukan diri sendiri merupakan kerajaan terbesar yang dapat diperoleh seseorang dan sebaliknya, bila kita memperturutkan keinginan akan menjadi budak yang menyedihkan’.

 

Pengendalian batin sendiri adalah kunci kebahagiaan. Ini merupakan kekuatan di balik semua pencapaian. Setiap perbuatan yang tidak terkendali adalah sia-sia. Bila kita tidak mampu menguasai diri, maka berbagai konflik akan timbul di dalam batin. Jika semua konflik harus dikendalikan, jika tidak dihilangkan maka seseorang harus mengekang keinginan, kecenderungan dan usahanya untuk hidup terkendali dan murni. Tiap orang menyadari manfaat latihan jasmaniah. Walaupun demikian kita tidak hanya sekedar jasmani belaka, kita juga punya pikiran yang memerlukan latihan. Kebahagiaan tergantung padanya.

 

Dari segala kekuatan maka kekuatan pikiranlah yang paling hebat. Ia merupakan kekuatan sendiri. Untuk dapat mengerti sifat kehidupan sebenarnya, seseorang harus menyelidiki semua gerak batin yang terdalam, yang hanya dapat diselami dengan instropeksi mendalam berdasarkan kemurnian kelakuan dan meditasi.

 

Menyadari kenyataan ini, bertambah banyak orang dari dunia Barat yang mempelajari Dhamma, Ajaran Sang Buddha. Telah dicapai suatu kesepakatan di antara kaum terpelajar Barat bahwa Ajaran Buddha merupakan ajaran ilmu jiwa tertinggi, dan bahwa Ajaran Buddha paling mampu menyoroti dan menangani gerak yang rumit dari batin manusia dibanding dengan sistem pendekatan dan pandangan yang lain.

 

Pandangan Ajaran Buddha adalah batin atau keadaan kita itu merupakan pokok keberadaan kita. Semua pengalaman kejiwaan, seperti sedih dan senang, susah dan bahagia, baik dan buruk, hidup dan mati…… tidak disebabkan oleh sesuatu di luar diri. Semua ini merupakan hasil batin dan pikiran serta perbuatan kita sendiri. Akhir-akhir ini seseorang telah menyelidiki gejala-gejala yang bersifat kejiwaan, suatu penyelidikan yang nampaknya mengungkapkan kekuatan tersembunyi batin manusia. Dorongan dalam diri untuk mencari bimbingan batin, sedang meningkat. Ini merupakan pertanda yang baik.

 

Perhatian orang Barat terhadap cara berfikir ahli yoga dan pemeditasi India telah meningkat secara mengagetkan. Alasannya tidak perlu jauh untuk dicari. Nampaknya ada perasaan gelisah yang menumpuk pada manusia dimana-mana. Perasaan itu lebih tampak pada remaja. Mereka menghendaki jalan pintas yang cepat untuk mengatasi kekeruhan dalam dunia yang bersifat materi ini. Mereka mendambakan kedamaian dan ketenangan.

 

Problema remaja tidak dapat dipecahkan dengan cara dogmatis dari pelajaran ajaran bertahun-tahun. Pernyataan-pernyataan yang menyangkut batin (ke dalam diri) tetap tidak terjawab. Nilai yang dilekatkan pada aspek materi kehidupan amat dihargai oleh manusia modern tampaknya tidak mampu dan tidak berguna untuk menyelidiki batin. Problema kehidupan dunia Barat pada dasarnya bersifat kejiwaan. Nyatanya pengetahuan, ilmu dan kemampuan teknologi di bidang materi tidak mampu memberi jawaban bagi problema dunia dan manusia. Jenis pengetahuan begitu hanyalah melipatgandakan problema yang ada.

 

Remaja yang menjadi pecandu obat bius merasa yakin untuk menemukan jawaban atas frustrasi batin mereka, kini mengarahkan diri mereka pada latihan yoga dan meditasi. Jelaslah obat bius tidak mampu berbuat apapun dibanding dengan hasil meditasi yang dapat kita capai. Obat bius bukan merupakan pengganti meditasi yang benar di dalam mencari ketenangan batin dibanding menguatkannya.

 

Dunia telah dicengkram oleh gangguan baru berupa penyakit yang tidak tersembuhkan bagi mereka yang disentuhnya, bahkan mencelakakan mereka, serta keterjangkitan yang menjanjikan mimpi ke alam yang indah, menuju suatu kehidupan yang tanpa arti dan tujuan, suatu penyakit yang mengancam anak-anak kita atau dunia teknologi atau abad modern: obat bius. Berjuta-juta remaja telah dihinggapinya, beribu-ribu dari mereka tidak dapat diselamatkan dari kematian, ratusan ribu telah kecanduan dan hanya tergantung serta terperangkap pada obat-obatan seperti ‘hasis’ yang menyebabkan kerusakan otak dan berlanjut pada keruntuhan akhlak.

 

Terdapat bukti yang tidak dapat dibantah bahwa meditasi mampu merubah batin yang secara kejiwaan, pada gilirannya mempunyai efek sampingan yang berguna sekali. Berbagai usaha telah dilakukan untuk menilai efek-efek ini.

 

Dr. Herbert Benson yang melakukan penyelidikan terhadap meditasi selama satu dasawarsa terutama sangat tertarik saat mengetahui bahwa faktor–faktor kejiwaan alamiah mampu mempengaruhi jantung, tekanan darah dan segi yang lain dari peredaran darah dan fungsinya. Pendapat dan penyelidikannya dibukukan dengan judul: ‘The Relaxation Response’.

 

Penyelidikan yang dilakukan dalam Universitas Havard, Cambridge, Amerika Serikat mengungkapkan bahwa ratusan remaja yang menelan L.S.D. dan mengisap ganja telah menghentikan semua itu setelah melakukan meditasi beberapa bulan.

 

~ Piyadassi Thera ~

 

Kutipan dari :

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on May 2, 2014, in Kesehatan ( Health ), Umum. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: