Dhammapada … Verses 401

401 Brahmana

Verse 401. He Is A Brahmana Who Clings Not To Sensual Pleasures

Like water on a lotus leaf,
or mustard seed on needle point,
whoso clings not to sensual things,
that one I call a Brahmin True.

Explanation: The water does not get attached to the surface of the lotus leaf. The mustard seed does not get attached to the point of a needle. In the same way, the wise one’s mind does not get attached to sensual pleasure. Such a non-attached person I describe as the true brahmana .

Excerpt from :

http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka/brahmana-vagga/

XXVI. BRAHMANA

Seseorang yang tidak lagi melekat pada
kesenangan-kesenangan indria,
seperti air di atas daun teratai
atau seperti biji lada di ujung jarum,
maka ia Kusebut seorang ‘brahmana’.

Kisah Uppalavanna Theri
Wednesday, October 27th, 2010 at 12:40 pm

Kisah Uppalavanna Theri

Suatu waktu beberapa bhikkhu sedang membicarakan tentang Arahat Uppalavanna Theri yang telah diganggu oleh Nanda muda, yang kemudian ditelan bumi. Dalam kaitan ini, mereka bertanya kepada Sang Buddha apakah arahat tidak menikmati kesenangan hawa nafsu karena mereka mempunyai susunan tubuh yang sama seperti layaknya orang lain.

Kepada mereka, Sang Buddha menjawab, “Para bhikkhu! Para arahat tidak menikmati kesenangan hawa nafsu; mereka tidak menuruti kehendak dalam kesenangan hawa nafsu, karena mereka tidak lagi melekat pada objek indria dan pada kesenangan hawa nafsu, seperti air yang tidak melekat pada daun teratai atau biji lada yang berada pada ujung jarum.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 401 berikut :

Seseorang yang tidak lagi melekat pada kesenangan-kesenangan indria,
seperti air di atas daun teratai atau
seperti biji lada diujung jarum,
maka ia Kusebut seorang ‘brahmana’

Kutipan dari :

http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka/kisah-uppalavanna-theri-2/

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on April 20, 2014, in Dhammapada. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: