Dhammapada … Verses 393

393 Brahmana

Verse 393. One Does Not Become A Brahmin Merely By Birth

By birth one is no brahmin,
by family, austerity.
In whom are truth and Dhamma too
pure is he, a Brahmin’s he.

Explanation: One does not become a brahmin by one’s matted hair. Nor does one become a brahmin by one’s clan. Even one’s birth will not make a brahmin. If one has realized the Truth., has acquired the knowledge of the Teaching, if he is also pure, it is such a person that I describe as a brahmin.

Excerpt from :

http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka/brahmana-vagga/

XXVI. BRAHMANA

Bukan karena rambut dijalin, keturunan, ataupun kelahiran,
seseorang menjadi brahmana.
Tetapi orang yang memiliki kejujuran dan kebajikan
yang pantas menjadi seorang ‘brahmana’, orang suci.

Kisah Jatila
Wednesday, October 27th, 2010 at 12:30 pm

Kisah Jatila, Seorang Brahmana

Suatu ketika seorang pertapa brahmana berpikir sendiri bahwa Sang Buddha menyebut pengikutnya ‘brahmana’ dan bahwa dirinya adalah brahmana karena kelahirannya, seharusnya juga disebut seorang ‘brahmana’. Karena berpikir demikian, ia pergi menemui Sang Buddha dan mengemukakan pandangannya. Tetapi Sang Buddha menolak pandangannya dan berkata, “O brahmana, Aku tidak menyebut seseorang brahmana karena ia membiarkan rambutnya terjalin atau hanya karena kelahirannya. Aku menyebut seseorang brahmana; hanya jika ia secara penuh memahami ‘Empat Kebenaran Mulia’ .”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 393 berikut :

Bukan karena rambut di jalin, keturunan, ataupun kelahiran,
seseorang menjadi brahmana.
Tetapi orang yang memiliki kejujuran dan kebajikan
yang pantas menjadi seorang ‘brahmana’ , orang yang suci.

Kutipan dari :

http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka/kisah-jatila/

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on April 20, 2014, in Dhammapada. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: