Dhammapada … Verses 384

384 Brahmana

Verse 384. Cultivate Concentration

When by the twofold Dhamma
a Brahmin’s gone beyond
all the bonds of One-who-Knows
have wholly disappeared.

Explanation: When the brahmana – the seeker after the truth – has understood the two states of concentration and insight through and through, then in that person who knows these, all fetters wane, diminish and fade away.

Excerpt from :

http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka/brahmana-vagga/

XXVI. BRAHMANA

Bila seseorang brahmana telah mencapai akhir daripada dua jalan semadi
(pelaksanaan Meditasi Ketenangan dan Pandangan Terang),
maka semua belenggu akan terlepas dari dirinya.
Karena mengerti dan telah memiliki pengetahuan,
ia bebas dari semua ikatan.

Kisah Tigapuluh Bhikkhu
Wednesday, October 27th, 2010 at 12:19 pm

Kisah Tigapuluh Bhikkhu

Pada satu kesempatan, tiga puluh bhikkhu datang memberi penghormatan kepada Sang Buddha. Y.A.Sariputta, yang mengetahui bahwa waktu itu adalah saat yang matang dan sesuai bagi para bhikkhu tersebut untuk mencapai tingkat kesucian arahat, mendekati Sang Buddha dan bertanya, semata-mata hanya untuk kepentingan para bhikkhu tersebut. Pertanyaannya berbunyi demikian : “Apakah yang dimaksud dengan dua Dhamma ?”

Terhadap pertanyaan demikian, Sang Buddha menjawab, “Sariputta! ‘Meditasi Ketenangan dan Meditasi Pandangan Terang’ adalah dua Dhamma tersebut.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 384 berikut :

Bila seorang brahmana telah mencapai akhir daripada dua jalan semadi
(pelaksanaan Meditasi Ketenangan dan Pandangan Terang),
Maka semua belenggu akan terlepas dari dirinya.
Karena mengerti dan telah memiliki pengetahuan, ia bebas dari semua ikatan.

Tiga puluh bhikkhu mencapai tingkat kesucian arahat setelah khotbah Dhamma itu berakhir.

Kutipan dari :

http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka/kisah-tigapuluh-bhikkhu/

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on April 18, 2014, in Dhammapada. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: