Dhammapada … Verses 277

 

August 7, 2013

 Dhammapad..Treasury of Truth..Chapter 3..Twin Verses 277

 

Verse 277. Conditioned Things Are Transient

When with wisdom one discerns
transience of conditioned things
one wearily from dukkha turns
treading the path to purity.

Explanation: All component things, all things that have been put together, all created things are transient, impermanent, non-constant. When this realized through insight, one achieves detachment form suffering. This is the path to total freedom from blemishes.

Unlike · · Share

Excerpt from :

XX. JALAN

Segala sesuatu yang berkondisi
tidak kekal adanya.
Apabila dengan kebijaksanaan
orang dapat melihat hal ini;
maka ia akan merasa jemu dengan penderitaan.
Inilah Jalan
yang membawa pada kesucian.

Kisah Yang Berhubungan Dengan Anicca
Wednesday, October 27th, 2010 at 9:11 am

Kisah Yang Berhubungan Dengan Anicca

Setelah menerima pelajaran meditasi dari Sang Buddha, lima ratus bhikkhu pergi ke sebuah hutan untuk berlatih meditasi. Tetapi mereka mengalami sedikit kemajuan, sehingga mereka kembali kepada Sang Buddha dan menanyakan pelajaran meditasi lainnya yang akan membuat mereka mencapai hasil yang lebih baik. Dalam benak hati-Nya, Sang Buddha mengetahui bahwa pada masa Buddha Kassapa, bhikkhu-bhikkhu itu bermeditasi dengan objek ketidakkekalan.

Kemudian Beliau berkata, “Para bhikkhu, semua keadaan yang berkondisi adalah subjek dari perubahan dan akan musnah, oleh karena itu tidaklah kekal.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 277 berikut :

Segala sesuatu yang berkondisi
tidak kekal adanya.
Apabila dengan kebijaksanaan
orang dapat melihat hal ini;
maka ia akan merasa jemu dengan penderitaan.
Inilah Jalan
yang membawa pada kesucian.

Lima ratus bhikkhu mencapai tingkat kesucian arahat, setelah khotbah Dhamma itu berakhir.

Kutipan dari :

http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka/kisah-yang-berhubungan-dengan-anicca/

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on March 12, 2014, in Dhammapada. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: