Dhammapada … Verses 268

July 29, 2013

 Dhammapad..Treasury of Truth..Chapter 3..Twin Verses 268

Verse 268. Silence Alone Does Not Make A Sage

By silence one is not a sage
if confused and foolish,
but one who’s wise, as if with scales
weighs, adopts what’s good.

Explanation: The ignorant person, possessing foolish ways and seemingly bewildered, may practice silence – the austerities of the munis. But this does not make him a sage. But the wise person, like someone holding scales, weighs good and bad and selects what is noble.

Unlike · · Share

Excerpt from :

XIX. ORANG ADIL

Tidak hanya karena berdiam diri seorang menjadi orang suci (muni),
apabila ia dungu dan bodoh.
bagaikan memegang sepasang neraca,
orang bijaksana melaksanakan sesuatu yang baik
dan menghindari yang jahat.

Kisah Para Pertapa
Wednesday, October 27th, 2010 at 9:02 am

Kisah Para Pertapa Bukan Pengikut Sang Buddha

Terhadap orang yang mempersembahkan makanan atau benda-benda lain kepada para pertapa, mereka akan mengucapkan kata-kata pemberkahan. Mereka akan berkata, “Semoga engkau bebas dari bahaya, semoga engkau menjadi makmur dan kaya, semoga engkau panjang umur,” dan sebagainya. pada waktu itu, para bhikkhu murid Sang Buddha tidak mengucapkan apapun setelah menerima sesuatu persembahan dari murid awam mereka.

Hal ini karena selama masa dua puluh tahun pertama setelah Sang Buddha mencapai Penerangan Sempurna, para bhikkhu tetap berdiam diri sedangkan para pertapa bukan pengikut Sang Buddha mengucapkan hal-hal yang menyenangkan bagi murid-murid mereka, orang-orang mulai membandingkan kedua kelompok tersebut.

Ketika Sang Buddha mendengarkan itu, Beliau mengizinkan para bhikkhu mengucapkan kata-kata pemberkahan kepada murid-murid mereka setelah menerima persembahan. Akibatnya, semakin banyak orang yang mengundang para pengikut Sang Buddha untuk menerima dana makanan.

Kemudian para pertapa dari ajaran lain berkata dengan menghina, “Kami taat pada praktek pertapaan dan berdiam diri, tetapi pengikut Samana Gotama berbicara banyak sekali di tempat makan.” Mendengar kata-kata yang merendahkan itu Sang Buddha berkata, ” Para bhikkhu! Ada orang yang tetap berdiam karena mereka bodoh dan takut, dan ada yang tetap berdiam karena mereka tidak mau membagi pengetahuan mereka yang mendalam kepada orang lain. Jadi, orang tidak menjadi seorang pertapa hanya dengan tetap berdiam. Hanya orang yang telah mengatasi kejahatan yang dapat disebut seorang pertapa.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 268 dan 269 berikut ini :

Tidak hanya karena berdiam diri seorang menjadi orang suci (muni),
apabila ia dungu dan bodoh.
bagaikan memegang sepasang neraca,
orang bijaksana melaksanakan sesuatu yang baik
dan menghindari yang jahat.

Karena seseorang dapat memilih apa yang baik
dan menghindari apa yang buruk,
maka ia disebut sebagai orang suci.
Demikianlah, ia yang telah mengerti kedua kelompok (batin maupun jasmani),
patut disebut orang suci.

Kutipan dari :

http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka/kisah-para-pertapa/

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on March 10, 2014, in Dhammapada. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: