Dhammapada … Verses 266

 

July 27, 2013

 Dhammapad..Treasury of Truth..Chapter 3..Twin Verses 266

 

Verse 266. One Is Not A Monk Merely By Begging Alms Food

Though one begs from others
by this alone’s no bhikkhu.
Not just by this a bhikkhu
but from all Dhamma doing.

Explanation: No one becomes a monk merely because he begs others. An individual, though begging , does not become a monk if he embraces vicious and repulsive beliefs.

Unlike · · Share

Excerpt from :

XIX. ORANG ADIL

Seseorang tidak dapat disebut bhikkhu
hanya karena ia mengumpulkan dana makanan dari orang lain.
Selama ia masih bertingkah laku
seperti seorang perumah tangga dan tidak mentaati peraturan,
maka ia belum pantas disebut bhikkhu.

Kisah Seorang Brahmana
Wednesday, October 27th, 2010 at 9:01 am

Kisah Seorang Brahmana

Suatu ketika, ada seorang brahmana yang mempunyai kebiasaan berkeliling menerima dana makanan. Suatu hari, ia berpikir, “Samana Gotama telah menyatakan bahwa orang yang hidup dengan cara menerima dana makanan adalah seorang bhikkhu. Dengan demikian, saya juga dapat disebut sebagai seorang bhikkhu.” Dengan berpikir seperti itu, ia menghadap Sang Buddha, dan berkata bahwa ia (brahmana itu) dapat juga disebut seorang bhikkhu, karena ia juga pergi menerima dana makanan.

Kepadanya, Sang Buddha berkata, “Brahmana, Aku tidak berkata bahwa engkau seorang bhikkhu hanya karena engkau pergi mengumpulkan dana makanan. Orang yang menganut kepercayaan yang salah dan bertindak sesuai dengan hal itu tidak dapat disebut sebagai seorang bhikkhu. Hanya orang yang melaksanakan perenungan tentang ketidakkekalan, ketidakpuasan, dan keadaan tanpa inti dari gabungan unsur-unsur itulah yang dapat disebut seorang bhikkhu.”

Kemudian sang Buddha membabarkan syair 266 dan 267 berikut ini :

Seseorang tidak dapat disebut bhikkhu
hanya karena ia mengumpulkan dana makanan dari orang lain.
Selama ia masih bertingkah laku
seperti seorang perumah tangga dan tidak mentaati peraturan,
maka ia belum pantas disebut bhikkhu.

Dalam hal ini, seseorang yang telah mengatasi kebaikan dan kejahatan,
yang menjalankan kehidupan suci
dan melaksanakan perenungan
tentang kelompok-kelompok khandha,
maka sesungguhnya ia dapat disebut seorang bhikkhu.

Kutipan dari :

http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka/kisah-seorang-brahmana-4/

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on March 9, 2014, in Dhammapada. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: