Dhammapada … Verses 264

July 25, 2013

 Dhammapad..Treasury of Truth..Chapter 3..Twin Verses 264

Verse 264. Shaven Head Alone Does Not Make A Monk

By shave head no samana
if with deceit, no discipline.
Engrossed in greed and selfishness
how shall he be a samana?

Explanation: Can an individual who does not practice religion, speaks untruth, and is filled with desire and greed, become an ascetic, merely because he is shaven-headed?

Unlike · · Share

Excerpt from :

XIX. ORANG ADIL

Seseorang yang tidak memiliki disiplin dan suka berdusta
tidak dapat disebut seorang pertapa (samana)
walaupun ia berkepala gundul.
Mana mungkin orang yang penuh dengan
keinginan serta keserakahan
dapat menjadi seorang samana?

Kisah Bhikkhu Hatthaka
Wednesday, October 27th, 2010 at 8:57 am

Kisah Bhikkhu Hatthaka

Bhikkhu Hatthaka mempunyai kebiasaan menantang para pertapa bukan pengikut Sang Buddha agar menjumpainya di suatu tempat tertentu untuk berdebat mengenai masalah-masalah keagamaan. Kemudian ia akan pergi seorang diri ke tempat yang telah dijanjikan. Jika tak seorangpun muncul ia akan membual, “Lihat, pertapa-pertapa pengembara itu tidak berani menjumpaiku, mereka telah kukalahkan!”, dan hal-hal semacam lainnya.

Sang Buddha memanggil Hatthaka, dan berkata, “Bhikkhu! mengapa engkau bertingkah laku demikian? Orang yang mengatakan hal-hal semacam itu tidak dapat menjadi seorang samana meskipun kepalanya gundul. Hanya orang yang telah menyingkirkan semua kejahatan dari dirinya yang dapat disebut seorang samana.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 264 dn 265 berikut ini :

Seseorang yang tidak memiliki disiplin dan suka berdusta
tidak dapat disebut seorang pertapa (samana)
walaupun ia berkepala gundul.
Mana mungkin orang yang penuh dengan
keinginan serta keserakahan
dapat menjadi seorang samana?

Barang siapa dapat mengalahkan semua kejahatan,
baik yang kecil maupun yang besar,
ia patut disebut seorang samana
karena ia telah mengatasi semua kejahatan.

Kutipan dari :

http://www.samaggi-phala.or.id/tipitaka/kisah-bhikkhu-hatthaka/

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on March 9, 2014, in Dhammapada. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: