Dhammapada … Verses 253

July 13, 2013

 Dhammapad..Treasury of Truth..Chapter 3..Twin Verses 253

Verse 253. Seeing Others’ Faults

Who’s always seeing other’s faults,
taking offence, censorious,
pollutions spread for such a one
who’s far from their exhaustion.

Explanation: There are those who are given to the habit of observing the fault of others. They deride others constantly. Their taints keep on thriving, and far away from the state of taintlessness.

Unlike · · Share

Excerpt from :

XVIII. NODA – NODA

Barang siapa yang selalu memperhatikan
dan mencari-cari kesalahan orang lain,
maka kekotoran batin dalam dirinya
akan bertambah
dan ia semakin jauh dari penghancuran
kekotoran-kekotoran batin.

Kisah Ujjhanasanni Thera
Wednesday, October 27th, 2010 at 8:46 am

Kisah Ujjhanasanni Thera

Ujjhanasanni Thera selalu mencari kesalahan dan membicarakan hal-hal buruk tentang orang lain. Bhikkhu-bhikkhu lain melaporkan hal ini kepada Sang Buddha.

Sang Buddha menjawab, “Para bhikkhu, jika seseorang menemukan kesalahan orang lain kemudian memberitahukan hal-hal yang benar, maka itu bukanlah perbuatan jahat, dan tidak dapat disalahkan. Tetapi, jika seseorang selalu mencari kesalahan orang lain dan membicarakan hal-hal buruk tentang orang lain hanya karena dengki dan iri hati, ia tidak akan mencapai konsentrasi dan pencerapan mental (jhana). Ia tidak akan bisa memahami Dhamma dan kekotoran batinnya (asava) akan bertambah.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 253 berikut :

Barang siapa yang selalu memperhatikan
dan mencari-cari kesalahan orang lain,
maka kekotoran batin dalam dirinya
akan bertambah
dan ia semakin jauh dari penghancuran
kekotoran-kekotoran batin.

Kutipan dari :

Kisah Ujjhanasanni Thera

Samak, Janey, 16 , 2016, 15.35

Komentar Pengutip,

Perihal tersebut jelas mencari-cari kesalahan,

Bagaimana dengan kesalahan atau tidak mampu menjelaskan ke Publik secara terbuka akan pertanyaan? Apakah perihal tersebut mencari-cari Kesalahan? Jelas tidak, karena semua Makhluk harus berdasarkan Pantjasayla Garoedha (Boeddhae/Hynddhoe), sehingga menjadi :

  1. Bersih, bebas Kekotoran
  2. penuh kejujuran, bukan kebohongan
  3. terbuka, sehingga tiada ketertutupan,
  4. penuh Tanggung Jawab,
  5. jernih, jelas, tidak gelap.

Perihal pertanyaan adalah wajar sehingga Pantjasayla Garoedha (Boeddhae/Hynddhoe) dapat di jalankan berdasarkan Kebenaran Sesuai Kebajikan.

Advertisements

About Tjoapoetra

Suatu perbuatan yang menguntungkan makhluk lain dan diri sendiri maka perbanyak lakukanlah. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan menguntungkan diri sendiri jangan dilakukan. Suatu perbuatan yang merugikan makhluk lain dan diri sendiri maka hindarilah dan jangan dilakukan. Fav : Bernapaslah dengan Cinta, Bernapaslah dengan Kasih, Bernapaslah dengan Kejujuran. Berjalanlah dengan Kebenaran, Berjalanlah dengan Kedamaian, Berjalanlah dengan Kesetiaan. Berusahalah dengan Giat, Berusahalah yang Terbaik, Berusahalah setiap Waktu. Harapan Semua Makhluk Bahagia, Harapan Semua Makhluk Sejahtera, Harapan Semua Makhluk Terlepas dari Penderitaan Dan Sukses Selalu dalam Kebajikan. Pada Tiap Kehidupan : Lakukanlah yang terbaik untuk kebaikan dalam kebenaran apapun yang terjadi pada diri sendiri. Tetap fokus pada Kebajikan sehingga menciptakan Kedamaian, Kebahagian dan Kesejahteraan bagi semua Makhluk.

Posted on March 5, 2014, in Dhammapada. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: